Perkuat Mitigasi Ancaman, APJASI Luncurkan Standar Kompetensi untuk Satpam

AKURAT.CO Meningkatnya kompleksitas tantangan keamanan yang dihadapi dunia industri, Asosiasi Pengguna Jasa Sekuriti Indonesia (APJASI) bersama Baharkam Polri dengan dukungan Astra secara resmi meluncurkan Standar Kompetensi Spesialisasi Satuan Pengamanan.
Ketua Umum APJASI, Leonard Abdul Aziz, mengatakan bahwa peluncuran standar kompetensi ini merupakan momentum penting bagi dunia pengamanan nasional.
Menurutnya, standar baru ini dirancang sebagai pedoman nasional untuk meningkatkan profesionalisme satuan pengamanan (Satpam), sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan saat ini.
Baca Juga: Penembakan di Peru Jadi Ancaman Serius bagi Keselamatan Para Diplomat RI
Seperti serangan siber, gangguan sosial, dinamika politik, hingga kerentanan rantai logistik (supply chain threat).
"Profesionalisme satpam tidak lagi cukup hanya dengan penguasaan teknis dasar. Mereka harus memiliki spesialisasi dan kompetensi sesuai perkembangan ancaman, mulai dari serangan siber, gangguan sosial, hingga kerentanan rantai pasok," kata Leonard, dikutip Kamis (4/9/2025).
Untuk itu, kehadiran standar kompetensi ini menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kapasitas, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi dunia usaha dan masyarakat luas.
Indonesia Security Summit 2025 menjadi ajang pertemuan strategis lebih dari 575 peserta, yang terdiri dari pelaku usaha, perusahaan jasa keamanan swasta, kementerian teknis, kepolisian, akademisi, hingga masyarakat umum.
Para narasumber ini membedah tema besar, seperti urgensi keamanan dalam menjamin keberlangsungan usaha, pengelolaan ketidakpastian iklim investasi, serta penguatan rantai pasok nasional.
Rangkaian acara ditutup dengan penganugerahan Astra Security Competition Award, Kabaharkam Award, dan APJASI Award sebagai bentuk apresiasi terhadap individu dan perusahaan yang menunjukkan dedikasi serta inovasi di bidang keamanan.
Baca Juga: Prancis dan Jerman Tolak Ancaman Trump Soal Aturan Teknologi Uni Eropa
Selain itu, kompetisi keamanan yang digelar dalam rangkaian acara juga melibatkan berbagai cabang lomba antara lain, karate, investigasi, analisis risiko, halang rintang, dan cerdas cermat.
Sementara itu, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Edy Murbowo, menyatakan peluncuran standar kompetensi ini merupakan langkah penting dalam membangun sistem keamanan nasional yang lebih adaptif dan profesional.
"Kami di Baharkam Polri melihat kolaborasi dengan APJASI dan dunia usaha sebagai bentuk sinergi nyata untuk memastikan satuan pengamanan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam menghadapi ancaman yang berkembang saat ini," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





