Menpora Diminta Fokus dalam Upaya Pembangunan Pemuda Indonesia

AKURAT.CO Pembangunan pemuda harus menjadi prioritas utama sebelum masuk ke isu olahraga.
Merujuk pada capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 yang masih berada di angka 56,33.
Anggota Komisi X DPR, Reni Astuti, menyoroti pentingnya arah kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait pembangunan kepemudaan serta kepastian kebijakan naturalisasi atlet.
Baca Juga: Mendes Gandeng Majelis Taklim, Perkokoh Moral dan Spiritual Pemuda di Desa
Ia menjelaskan, terkait IPP terdapat lima indikator yaitu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan pemuda, lapangan kerja serta partisipasi dan kepemimpinan yang juga mencakup gender dan diskriminasi.
Dalam 100 hari pertama, Komisi X ingin melihat transformasi nyata yang disampaikan Menpora, Erick Thohir.
"Transformasi yang dicanangkan harus terasa sejak awal. Reformasi birokrasi, deregulasi, termasuk penghapusan Permen 14 yang menghambat prestasi olahraga, kami apresiasi. Begitu juga upaya menjajaki dana pensiun bersama Kementerian Keuangan," ujar Reni, dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga: Sumpah Pemuda, Api Persatuan yang Menyalakan Indonesia
Selain kepemudaan, Reni juga menyoroti isu seputar olahraga, khususnya kekhawatiran terkait kebijakan naturalisasi atlet cabang olahraga nonsepak bola.
Hal itu sebagaimana hasil kunjungan Komisi X DPR ke Surabaya dan bertemu pengurus KONI setempat.
Reni juga mengingatkan agar organisasi induk olahraga seperti KONI, KORMI hingga NPC mendapat perhatian serius dalam kebijakan Kemenpora.
Baca Juga: Di Hadapan Para Pendahulu, Erick Thohir Optimistis Bisa Tingkatkan Kapabilitas Pemuda Indonesia
"Sehari setelah bapak dilantik Presiden Prabowo, muncul aspirasi soal kekhawatiran apakah naturalisasi akan dilakukan di cabor lain juga. Karena pak menteri (Erick Thohir) sebelumnya di PSSI identik dengan naturalisasi sepak bola. Maka butuh pernyataan tegas dari pak menteri agar tidak menimbulkan spekulasi," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








