Menko PMK Dorong Transformasi Digital ASEAN yang Berkeadilan dan Berpusat pada Manusia

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan pentingnya kolaborasi regional agar transformasi digital di kawasan ASEAN berjalan transparan, adil, dan berpusat pada manusia.
Dalam forum tingkat tinggi ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) di Jakarta, Pratikno menyampaikan bahwa Indonesia mendorong tiga langkah konkret untuk memperkuat ekosistem digital kawasan, yakni Empower People, Innovate with Purpose, dan Build Trust through Governance.
“Ketiga langkah ini mencakup penguatan kapasitas digital masyarakat, inovasi yang menjawab tantangan nyata, serta tata kelola teknologi yang beretika dan dapat dipercaya,” ujar Pratikno, Jumat (10/10/2025).
Ia menegaskan, kemajuan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI), harus memperkuat kemanusiaan dan solidaritas, bukan sebaliknya.
“Teknologi AI itu seperti pisau. Ia bisa digunakan untuk memasak, tapi juga bisa melukai. Pertanyaannya bukan pada pisaunya, melainkan siapa yang memegangnya dan untuk tujuan apa,” tegasnya.
“AI tidak boleh menghapus siapa kita. Justru harus memperkuat keberagaman, kebijaksanaan, dan nilai-nilai kemanusiaan kita. Masa depan tidak akan ditulis oleh mesin, tetapi oleh nilai dan keberanian manusia dalam menggunakannya,” lanjutnya.
Pratikno mengajak seluruh negara anggota ASEAN untuk membangun masa depan digital yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat luas.
Menurutnya, potensi besar ekonomi digital ASEAN hanya akan bermakna jika manfaatnya dirasakan hingga ke akar rumput.
“Teknologi harus bekerja untuk manusia, bukan sebaliknya. AI bisa memperkuat suara rakyat, memberdayakan komunitas, dan membuka akses pendidikan, kesehatan, serta ekonomi bagi semua,” pungkasnya.
Forum ASCC tersebut dihadiri oleh para menteri dan pejabat tinggi negara-negara ASEAN, perwakilan lembaga internasional, akademisi, sektor swasta, serta mitra pembangunan dari berbagai negara di kawasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









