Dana Reses Jadi Rp702 Juta, Dasco: Ada Penambahan Indeks Kegiatan dan Titik Kunjungan

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan alasan dana reses anggota DPR RI periode 2024-2029 naik menjadi Rp 702 juta. Hal ini disebabkan adanya penambahan kegiatan dan titik kunjungan.
Dia mengatakan, dana tersebut dipergunakan untuk kegiatan anggota dewan pada masa reses. Dengan adanya penambahan indeks kegiatan, maka dana reses kali ini juga bertambah.
Besaran dana reses sebesar Rp 702 juta telah menjadi kebijakan DPR RI periode kali ini. Sedangkan sebelumnya, tunjangan reses hanya Rp 400 juta untuk sekali masa reses.
Baca Juga: DPR Reses 25 Juli–14 Agustus, Puan: Serap Aspirasi dan Satukan Semangat Rakyat
"Periode 2019-2024 kan Rp 400 juta. Kemudian periode 2024-2029 karena ada penambahan indeks dan jumlah titik itu jadi Rp702 juta," kata Dasco, dalam keterangannya, Sabtu (11/10/2025)
Dia menyatakan, kenaikan dana reses ini telah diusulkan sejak Januari 2025, namun baru disetujui pada Mei 2025 kemarin. Sehingga, pada masa Januari sampai Mei 2025 dana reses masih sebesar Rp 400 juta.
"Disetujui kementerian keuangan kan, berlakunya 2024-2029 itu makanya bulan mei. Bukan tiap bulan ini ya, ini yang reses," terangnya.
Dasco menegaskan bahwa penambahan dana reses dikarenakan adanya penambahan indikator kegiatan dan penambahan titik kunjungan. "Jadi memang kita bukan naik tapi ada penambahan indeks dan penambahan titik," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







