Prabowo Disambut Hangat WNI di Pakistan, Diiringi Alunan Angklung dan Lagu-lagu Perjuangan

AKURAT.CO Kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di Islamabad, Pakistan, mendapat sambutan yang meriah dan penuh antusiasme dari masyarakat Indonesia yang ada di negara tersebut.
Sejumlah WNI turut tampil membawakan lagu perjuangan dengan alunan musik angklung, untuk menyambut kedatangan Kepala Negara saat tiba di hotel tempatnya bermalam.
Tamara, salah seorang WNI yang tampil dalam kelompok angklung binaan KBRI Islamabad, menuturkan bahwa persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. Namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme mereka, untuk mengharumkan nama bangsa dalam momen bersejarah tersebut.
Baca Juga: Di Wilayah Udara Pakistan, Prabowo Dikawal 6 Jet Tempur JF-17 Thunder
"Seru banget, kita latihannya cuma 10 hari kurang karena saking semangatnya. Yang penting ibu-ibunya semangat semua," ujarnya dengan wajah antusias, Senin (8/12/2025).
Lagu-lagu perjuangan yang mereka mainkan disebutnya turut membangkitkan rasa cinta Tanah Air, di tengah komunitas WNI yang jauh dari Indonesia.
Kelompok angklung ini bukan kali pertama tampil dalam forum diplomatik. Mereka telah beberapa kali mempromosikan kebudayaan Indonesia di Pakistan, mulai dari resepsi diplomatik peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Pakistan hingga Indonesian Expo di pusat perbelanjaan di Islamabad.
"Alhamdulillah semua menyambut," kata Tamara.
Momen penyambutan Presiden Prabowo menjadi pengalaman khusus yang tidak terlupakan bagi mereka. Tamara mengaku terharu saat melihat Presiden turut menikmati penampilan mereka.
Baca Juga: Tiba di Pakistan, Prabowo Akan Temui Presiden hingga Panglima Pertahanan Pakistan
"Ikut bersenandung. Pokoknya kita happy melihat Bapak datang menghampiri kita semua," ungkapnya.
Menutup keterangannya, Tamara menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna untuk kepala negara. "Pak Presiden sehat selalu, semangat, karena kita semua semangat," tuturnya.
Kehadiran masyarakat Indonesia dalam penyambutan ini menjadi simbol eratnya keterikatan antara negara dan warganya di perantauan, sekaligus memperlihatkan peran aktif diaspora dalam memperkuat hubungan persahabatan Indonesia–Pakistan yang kini telah memasuki 75 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








