Pemerintah Gratiskan BPJS Kesehatan dan Sertifikasi Tanah bagi Korban Bencana Aceh

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk memastikan pemulihan kehidupan masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, mulai dari layanan kesehatan hingga pendidikan.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan pemerintah akan menggratiskan layanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, serta memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.
Selain itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga akan menggratiskan layanan sertifikasi tanah bagi warga yang terdampak.
Baca Juga: Negara Harus Siapkan Dana Siaga Jamin Korban Bencana Tak Putus Sekolah
"Tadi juga disampaikan, BPJS Kesehatan akan digratiskan bagi masyarakat terdampak, dan pelayanan kesehatan dipastikan tetap maksimal. Selain itu, BPN akan menggratiskan layanan sertifikasi tanah bagi warga yang terdampak bencana," kata Muzani saat menyalurkan bantuan ke wilayah Aceh, Sabtu (13/12/2025).
Dia juga menyoroti pentingnya pemulihan sektor pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyalurkan bantuan berupa school kit lengkap bagi anak-anak korban bencana, agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan.
"Mereka juga berharap sekolah-sekolah bisa segera diaktifkan kembali, karena pendidikan anak-anak tidak boleh terhenti akibat bencana," tuturnya.
MPR RI juga menyalurkan total 15.000 paket bantuan untuk tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Masing-masing provinsi menerima 5.000 paket bantuan. Khusus Aceh, bantuan dibagi ke Aceh Utara sebanyak 2.000 paket, Aceh Tamiang 2.000 paket, dan Aceh Timur 1.000 paket.
Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan penting seperti susu, gula, kopi, mi instan, minyak goreng, biskuit, popok bayi, pembalut perempuan, minyak kayu putih, balsam, serta obat-obatan.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Penanganan dan Pemulihan Bencana Terkendali, Seluruh Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi
"Bantuan ini memang masih sangat terbatas, tetapi yang paling penting adalah perhatian Presiden Prabowo yang begitu fokus untuk segera memulihkan kehidupan masyarakat agar bisa kembali seperti sedia kala," tegasnya.
Muzani turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penanganan tanggap darurat bencana, mulai dari TNI, Polri, BNPB, Kementerian Sosial, relawan, lembaga sosial, hingga partisipasi masyarakat.
"Kami berbangga bahwa kegotong royongan dan sifat penolong bagi kita bangsa Indonesia tidak pernah pudar," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





