MPR Dukung Komitmen Presiden Prabowo Tindak Tegas Pembalakan Liar

AKURAT.CO Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyatakan dukungan terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas praktik pembalakan liar yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Langkah tersebut dinilai penting dalam melindungi lingkungan sekaligus mencegah dampak perubahan iklim.
Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno, mengatakan, komitmen Presiden Prabowo menjadi momentum krusial untuk memperkuat penegakan hukum terhadap pembalakan ilegal, baik yang dilakukan oleh korporasi maupun perorangan.
“Komitmen Presiden Prabowo ini menjadi angin segar bagi upaya menindak segala bentuk pembalakan ilegal. Apa yang dialami saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tidak boleh terulang. Karena itu, dibutuhkan ketegasan dan konsistensi pemerintah,” ujar Eddy, dikutip dari laman resmi MPR, Rabu (17/12/2025).
Eddy yang juga Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) menilai, penindakan tegas terhadap pembalakan liar merupakan bentuk climate action yang nyata, terutama di tengah meningkatnya dampak perubahan iklim yang paling dirasakan oleh kelompok masyarakat rentan.
“Kita mendukung penuh langkah cepat Presiden Prabowo dalam menangani bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut. Namun yang tak kalah penting adalah kebijakan preventif agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Komitmen Presiden Prabowo ini merupakan climate action yang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketegasan penegakan hukum di sektor kehutanan sejatinya memiliki preseden dari sektor sumber daya alam lain, seperti pertambangan dan mineral.
Baca Juga: Prediksi Skor Talavera vs Real Madrid 18 Desember 2025: Ujian Berat Kuda Hitam di Copa del Rey
“Jika penertiban bisa dilakukan di sektor pertambangan, maka hal yang sama sangat mungkin dan perlu dilakukan di sektor kehutanan. Apalagi jika dampaknya langsung mengancam keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan,” kata Eddy.
Eddy berharap komitmen tersebut diikuti langkah-langkah operasional yang konkret oleh kementerian dan lembaga terkait, mulai dari penindakan di lapangan hingga penguatan pengawasan.
“Langkah pertama adalah penindakan terhadap pembalakan liar dan menghentikan perusakan lingkungan. Kedua, memperkuat pengawasan agar tidak ada lagi ruang bagi praktik ilegal yang membahayakan,” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghentikan praktik pembalakan liar yang masih marak di sejumlah wilayah Sumatera.
Penegasan tersebut disampaikan saat Presiden meninjau lokasi pengungsian korban bencana di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).
Dalam keterangannya kepada awak media, Prabowo menyatakan pemerintah telah mulai melakukan penertiban terhadap aktivitas penebangan hutan ilegal yang diduga memperparah dampak banjir dan longsor.
“Saya ingin semua aktivitas pembalakan liar itu dihentikan. Langkah penertiban sudah mulai dijalankan,” ujar Prabowo.
Selain penegakan hukum, Presiden juga menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan demi mencegah terulangnya bencana serupa.
“Kita wajib merawat lingkungan dan alam kita. Penebangan pohon tanpa kendali tidak boleh lagi terjadi,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









