Update Data Korban Bencana Sumut, BNPB: 369 Orang Meninggal dan 71 Masih Hilang

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan penanganan darurat banjir dan tanah longsor, yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Hingga kini, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 369 jiwa, sementara 71 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan fokus utama saat ini adalah percepatan operasi pencarian dan pertolongan di empat sektor krusial guna menemukan korban yang masih dilaporkan hilang.
Baca Juga: Pemerintah Mulai Revitalisasi Puskesmas di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
"Fokus utama saat ini adalah percepatan operasi SAR di empat sektor krusial," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).
Selain operasi SAR, BNPB juga mempercepat pemulihan infrastruktur di 12 kabupaten dan kota terdampak bencana di Sumatera Utara. Tercatat sebanyak 362 titik gangguan infrastruktur telah diidentifikasi dan ditangani secara bertahap.
Meski demikian, Abdul Muhari mengakui masih terdapat sejumlah koridor utama yang memerlukan penanganan intensif, di antaranya ruas jalan Tarutung–Sibolga dan Sibolga–Batangtoru yang terdampak cukup parah.
Baca Juga: Kemenkes Tambah Ratusan Relawan Perkuat Pelayanan Kesehatan Korban Bencana Sumatera
Seiring pemulihan infrastruktur, BNPB juga mempercepat distribusi bantuan logistik bagi masyarakat terdampak. Pada Jumat (19/12/2025), bantuan logistik yang disalurkan mencapai 9,69 ton, meliputi kebutuhan pangan, sanitasi, serta peralatan evakuasi.
"Seluruh rumah sakit dan puskesmas di Sumatera Utara saat ini beroperasi penuh untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat terdampak," ujarnya.
BNPB menegaskan penanganan bencana di Sumatera Utara dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga berlanjut hingga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat agar warga terdampak dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








