Prabowo Singgung Budaya Kalangan Elite Indonesia: Suka Nyinyir dan Ngejek, Ini Aneh

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengungkap bahwa masih ada budaya kurang baik yang menyelimuti sejumlah kalangan masyarakat Indonesia, yang biasanya dimiliki oleh kalangan atas atau elite.
Dia menilai, banyak di antaranya yang sering tidak ikhlas dan suka mengejek apapun yang dikerjakan pemerintah. Hal ini berbanding terbalik dengan sikap masyarakat kalangan bawah, yang menurutnya memiliki budaya dan sikap yang luar biasa.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara Perayaan Natal Nasional 2025 di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Menteri HAM: Tak Ada Regulasi yang Kekang Kebebasan Berekspresi di Era Prabowo
"Pengalaman saya, semakin tinggi di masyarakat sesungguhnya semakin kurang ikhlas, yang di bawah rakyat kita luar biasa, tapi semakin ke atas, jadi ada budaya suka nyinyir, suka ngejek, apa yang dibuat oleh bangsa sendiri tidak bagus, ini aneh ini," ujar Prabowo.
Namun, dia mengaku tidak ingin mengulas hal tersebut lebih jauh dalam forum tersebut, karena harus berbicara mengenai kebaikan di hadapan para pemuka agama yang hadir.
Baca Juga: Besok Presiden Prabowo Gelar Retret di Hambalang, Seluruh Jajaran Kabinet Merah Putih Ikut
"Tapi tidak apa-apa, karena ini banyak pendeta, banyak romo jadi sekarang harus bicara kebaikan," ujarnya.
Prabowo pun menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan kebaikan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Jadi saya sebenarnya itu selalu ingin cari kebaikan, daripada ketidakbaikan. Saya selalu ingin cari persatuan daripada perpecahan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








