Prabowo Tak Gentar Meski Dicaci Maki: Tidak Apa-apa, Saya Buktikan Tekad Kita Benar

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengaku ada segelintir pihak yang tidak menyukainya. Bahkan, mereka kerap menyebarkan narasi sinisme dan pesimisme terhadap Indonesia, yang menurutnya tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya.
Kepala Negara meyakini, sebagian kritik keras yang terus menyerang upaya pemerintah bahkan dipengaruhi oleh kepentingan asing.
"Tidak mudah, banyak orang mengejek saya, saya tahu. Sebetulnya enggak banyak, segelintir orang saja. Mungkin dia punya uang, punya sarana, dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing," kata Prabowo di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Prabowo Bantah Isu Kabinet Merah Putih Pecah Kongsi: Jangan Percaya Orang yang Terlalu Pintar
Dia pun bersyukur, di tengah kondisi global yang penuh gejolak, Indonesia justru berada dalam keadaan yang relatif baik dengan potensi dan kekayaan yang besar.
Meski kerja keras pemerintah kerap tetap mendapat caci maki, walaupun dilakukan dengan niat baik dan tujuan yang benar. Namun, Prabowo memastikan dirinya tidak ragu dengan arah kebijakan yang ditempuh.
Baca Juga: Prabowo ke Murid Sekolah Rakyat: Jangan Malu Kalau Orangtuamu Buruh Atau Pemulung, Hormati Mereka
"Kita berbuat yang baik, kita berbuat yang benar masih dicaci maki. Tapi tidak apa-apa, kita tidak ragu-ragu, saya hari ini merasa bahwa tekad kita benar, dan dibuktikan benar," tegasnya.
Prabowo kembali mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu. Karena korupsi dan pencurian uang negara menjadi penghambat utama pembangunan pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
"Pendidikan butuh uang. Uang kita, kalau dicuri, kalau dikorupsi, kurang untuk membangun semua sekolah dan kampus yang kita ingin bangun," pungkas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







