Anggaran Terbatas, Natalius Pigai Kerap Pakai Uang Pribadi untuk Bansos

AKURAT.CO Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengungkapkan keterbatasan anggaran Kementerian HAM, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial saat terjadi bencana alam maupun konflik sosial di daerah. Kondisi tersebut membuat Kementerian HAM kerap tidak dapat turun langsung membantu masyarakat terdampak.
Dia menjelaskan, sistem penganggaran pemerintah selama ini membuat penyaluran bantuan sosial lebih banyak berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Kementerian HAM ketika terjadi gempa atau ketika terjadi konflik sosial di sebuah wilayah, kami enggak bisa. Sistem penganggaran di Republik Indonesia yang mengandalkan SPPD itu tidak bisa," ujar Pigai dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Baca Juga: Natalius Pigai Tolak Terima Suap: Haram Staf Beri Uang ke Saya
Dia mengaku dalam beberapa kesempatan bahkan harus menggunakan dana pribadi hingga habis, karena tidak tersedianya skema bantuan sosial dari negara bagi Kementerian HAM.
"Saya sendiri uang pribadi saya habis juga gara-gara tidak ada bantuan-bantuan sosial yang disediakan negara," ungkapnya.
Menurutnya, saat Kementerian HAM berupaya mengurus bantuan sosial, kewenangan tersebut kerap dialihkan ke kementerian atau lembaga lain. Meski demikian, dari sisi penanganan kasus pelanggaran HAM, Kementerian HAM telah memiliki anggaran yang memadai.
"Kalau penanganan kasus sudahlah, kami sudah punya anggaran cukup. Kapan saja, kecuali kalau Kementerian HAM tidak menangani kasus, boleh dimaki-maki," tandas Pigai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








