Pentingnya Jaga Etika dan Profesionalisme Jurnalis di Tengah Dinamika Industri Media

AKURAT.CO Perum Lembaga Kantor Berta National (LKBN) ANTARA menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Di tengah dinamika industri media yang terus berkembang, penting untuk menjaga kualitas, etika, dan profesionalisme jurnalis, termasuk perubahan cara liputan, produksi, hingga distribusi berita lintas platform.
"Kita akan bicara mengenai cara liputan, cara membuat berita, cara distribusinya, dan bagaimana kita bisa mempertahankan kode etik jurnalistik dalam menjalankannya," kata Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi (Dirkombis) ANTARA, Rachmat Hidayat, di gedung ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Dia menambahkan, ANTARA berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas wartawan dari berbagai platform agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, baik dalam bentuk teks, foto, maupun video.
Baca Juga: Pra-UKW LKBN Antara Tekankan Profesionalisme Jurnalis Indonesia
UKW tersebut diikuti oleh 30 media, dengan peserta berasal dari berbagai platform, mulai dari foto, video, hingga teks. UKW ini merupakan angkatan ke-36 yang diselenggarakan ANTARA, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi wartawan Indonesia.
Pelaksanaan UKW mencakup sejumlah tahapan penilaian, antara lain uji pemahaman etika jurnalistik, kemampuan liputan, penulisan dan penyuntingan berita, hingga penguasaan teknis sesuai bidang masing-masing peserta. Seluruh peserta dinilai oleh penguji bersertifikat yang ditunjuk sesuai standar Dewan Pers.
Melalui UKW ini, ANTARA berharap para wartawan peserta dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik media massa.
"Saya berharap, mudah-mudahan para peserta dapat mengikuti UKW dengan baik dan semua dapat lulus dengan status kompeten," imbuhnya.
Baca Juga: Proses Hukum Kasus Korupsi Dana UKW Harus Segera Dituntaskan
Pelaksanaan UKW ANTARA Tahun 2026 turut didukung sejumlah sponsor yang memiliki perhatian terhadap peningkatan profesionalisme wartawan, antara lain PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Lubricants, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Semen Indonesia Group (Persero) Tbk (SIG), PT Bukit Asam Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Pelni, PT Bursa Efek Indonesia, BPJS Kesehatan, dan Damri.
Peserta UKW dari Republika, Thoudy Badai Rifanbillah, mengapresiasi diselengarakannya UKW ini, menurutnya penyelenggaraan ini memberikan ilmu yang berguna untuk para peserta mengenai bagaimana menjadi wartawan yang baik dan sesuai kode etik.
"Karena di UKW ini diajarkan bagaimana menjadi jurnalis yang baik dan tidak melanggar kode etik, kita juga diajarkan bagaimana berinteraksi dengan nara sumber. Juga diajarkan mengenai UU Pers juga. Jadi ini sesuatu yang harus dilakukan, agar jurnalis-jurnalis di Indonesia mendapatkan titel yang kompeten," kata Thoudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








