Cek Kesehatan Gratis Jadi Daya Tarik di Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng

AKURAT.CO Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang menghadiri perayaan Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026).
Kehadiran program prioritas pemerintah tersebut dimanfaatkan warga yang belum sempat memeriksakan kesehatan akibat padatnya aktivitas sehari-hari.
Edward (26), pengunjung asal Bekasi, mengaku sengaja memanfaatkan layanan CKG usai pulang kerja.
Bagi pekerja muda sepertinya, program tersebut menjadi kesempatan penting untuk memantau kondisi tubuh di tengah ritme kehidupan perkotaan yang sibuk.
“Cocok banget sih, karena pekerja banyak yang jarang olahraga, terlalu banyak kerja jadi enggak sadar kesehatannya. Mumpung ada Cek Kesehatan Gratis, jadi bisa sekalian pulang kerja cek,” ujar Edward usai menjalani pemeriksaan.
Ia mengakui kesibukan kerap membuat masyarakat abai terhadap kondisi tubuh. Karena itu, menurutnya, program CKG sangat relevan dan perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Ini program pemerintah yang bagus banget buat masyarakat. Jadi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Baca Juga: Ahmad Ali: PSI Harga Mati Prabowo-Gibran Dua Periode
Edward juga berharap layanan serupa dapat lebih sering dihadirkan dalam berbagai kegiatan publik, dengan dukungan tenaga medis yang memadai.
“Mungkin ke depan lebih diperbanyak event seperti ini, dan tenaga medisnya juga ditambah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Abdurrahman Al-Fatih Ifdal (27), pengunjung lainnya yang turut memanfaatkan layanan tersebut.
Ia menilai proses pelayanan berjalan cukup tertib meski jumlah pengunjung cukup ramai.
“Untuk antreannya saya rasa cukup cepat ya, meskipun pengunjungnya banyak,” ucapnya.
Sebagai informasi, layanan CKG dapat diakses masyarakat hanya dengan membawa KTP dan ponsel, tanpa dipungut biaya.
Abdurrahman berharap kehadiran layanan kesehatan di ruang publik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
“Dengan adanya Cek Kesehatan Gratis ini, masyarakat bisa tahu lebih lanjut soal penyakit-penyakit yang mungkin tidak kita sadari. Jadi bisa punya riwayat kesehatan yang lebih jelas dan yakin untuk mengambil langkah berikutnya,” tuturnya.
Program CKG dinilai menjadi langkah konkret dalam mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan preventif di ruang-ruang publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






