Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua

AKURAT.CO Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali mencuri perhatian publik lewat pernyataannya yang bernada santai dan humoris terkait keamanan saat berjalan malam hari.
Dalam sebuah video yang diunggah di Instagramnya, @hotmanparisofficial, dia mengaku memiliki ide baru untuk mengatasi rasa khawatir saat bepergian pada malam hari.
Ia bahkan berkelakar akan mengajak Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, setiap kali berjalan-jalan agar para pelaku kejahatan takut mendekat.
“Aku dapat ide baru. Selama ini aku suka khawatir jalan-jalan kalau malam karena ada begalnya. Mulai besok aku akan ajak Pak Menteri kita, Pigai. Pasti enggak ada yang ganggu kalau diajak Pak Pigai,” ujar Hotman dalam video tersebut, dikutip pada Sabtu (30/5/2026).
Tak berhenti sampai di situ, Hotman juga melontarkan candaan bahwa para begal akan langsung kabur apabila melihat dirinya berjalan bersama Pigai.
“Nanti aku setiap jalan-jalan akan ajak Bapak. Pasti para begal bakal kabur,” katanya sambil tertawa.
Dalam video itu, Hotman juga sempat menyinggung dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku ingin program-program pemerintah berjalan sukses.
“Aku pengen programnya Pak Prabowo sukses. Aku dulu pernah jadi penasihat (hukum) dia 25 tahun,” ucapnya.
Meski demikian, Hotman menegaskan dirinya tidak memiliki keinginan untuk masuk ke dalam pemerintahan ataupun menjadi menteri.
“Aku tidak minta kerjaan loh. Aku tidak ingin jadi menteri, karena aku sudah sangat sukses,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Hotman kembali berkelakar dengan mengajak Natalius Pigai bertemu di Jakarta dan berjalan bersama.
Baca Juga: Momen Hangat Prabowo di Paris, Sempat Foto Bareng Pengawal Prancis Sebelum Pulang ke RI
“Sampai ketemu di Jakarta Pak Pigai. Kita akan jalan bareng, Bapak di samping saya, semua begal kabur,” ujarnya.
Sebelumnya, Hotman mendukung pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang meminta aparat tetap bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan.
“Begal itu melanggar hak asasi. Kalau memang bisa dilumpuhkan tanpa mati ya lebih bagus. Tapi kalau enggak bisa, mau tidak mau ditembak terukur,” kata Hotman dalam video yang diunggah di media sosial.
Menurut Hotman, tindakan tegas aparat diperlukan demi melindungi masyarakat dari ancaman kriminalitas jalanan yang semakin meresahkan.
Ia bahkan mempertanyakan sikap Pigai yang menolak penembakan langsung terhadap pelaku begal karena dianggap tidak mencerminkan keberpihakan terhadap rasa aman masyarakat.
“Pak Pigai, sudah waktunya Anda mikir lagi. Apa Anda cocok jadi Menteri HAM?” ujar Hotman.
Meski begitu, Hotman menegaskan tindakan aparat tetap harus dilakukan sesuai prosedur hukum dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Kritikan ke Pigai berdatangan usai dirinya menolak usulan penembakan langsung terhadap pelaku begal karena dinilai bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia.
Pernyataan itu disampaikan Pigai saat menanggapi usulan Kapolda Lampung yang meminta pelaku begal ditembak mati di tempat.
“Saya tidak membolehkan orang ditembak tanpa melalui prosedur dan proses hukum yang jelas. Tidak boleh begal ditembak langsung di tempat,” kata Pigai.
Menurut Pigai, pelaku kejahatan tetap harus ditangkap hidup-hidup untuk diproses sesuai hukum yang berlaku sekaligus membantu aparat mengungkap jaringan kriminal lainnya.
Baca Juga: P2G Kritik Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah: Bukan Prioritas dan Bebani Guru
Meski menolak penembakan langsung, Pigai menegaskan pemerintah tetap berkewajiban menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kejahatan jalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







