Megawati dan Xanana Sepakat Perkuat Hubungan RI-Timor Leste, Dorong Kerja Sama BRIN hingga BPIP

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, dan Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, sepakat mempererat hubungan Indonesia-Timor Leste melalui sejumlah kerja sama strategis. Mulai dari riset maritim, penguatan ideologi kebangsaan, hingga pengembangan kelembagaan partai politik.
Dalam sambutannya, Xanana Gusmão mengenang kehadiran Megawati pada peringatan kemerdekaan Timor-Leste, 20 Mei 2002. Menurutnya, kehadiran Presiden RI saat itu menjadi simbol penting rekonsiliasi antara kedua negara setelah melewati sejarah panjang.
"Anda menunjukkan kepada dunia bahwa mantan pihak yang berseberangan dapat memilih jalan perdamaian dan martabat. Hari ini, Timor-Leste tidak memiliki sahabat yang lebih dekat daripada Indonesia," kata Xanana, dalam pertemuan makan siang kerja di Palm Springs, Dili, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Megawati Instruksikan Seluruh Kader PDIP Siaga Hadapi Ancaman El Nino hingga 2027
Sementara itu, Megawati menegaskan hubungan Indonesia dan Timor-Leste harus terus dibangun di atas fondasi sejarah, persaudaraan, dan kerja sama yang bermanfaat bagi generasi mendatang.
Dia pun mengusulkan tiga bidang kerja sama konkret. Pertama, kerja sama maritim dan perubahan iklim melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Indonesia dan Timor-Leste sama-sama menghadapi tantangan perubahan iklim sehingga diperlukan kolaborasi riset, termasuk di bidang kelautan. Untuk itu, dia menugaskan pakar kelautan Prof. Rokhmin Dahuri menyusun langkah kerja sama.
Kedua, Megawati mengusulkan kajian nasionalisme komparatif melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dia menilai, terdapat kesamaan nilai perjuangan antara Bung Karno dan Xanana Gusmão yang sama-sama lahir dari semangat antikolonialisme dan perjuangan kemerdekaan.
Selain itu, Ketua Umum PDIP tersebut juga menawarkan kerja sama antarlembaga kepartaian. Menurut Megawati, PDI Perjuangan siap berbagi pengalaman mengenai kaderisasi, penguatan kelembagaan partai, hingga pendidikan politik dengan partai-partai di Timor-Leste, khususnya CNRT.
Baca Juga: Didampingi Prananda Prabowo, Megawati Hadiri Puncak Bulan Bung Karno 2026 di Bali
Di hadapan para peserta, Megawati juga memberikan motivasi kepada generasi muda Timor-Leste agar tidak merasa sebagai bangsa kecil.
Dia mendorong kedua negara terus memperkuat semangat Konferensi Asia-Afrika, dan berharap nilai-nilai tersebut dapat diangkat saat Timor-Leste memegang Keketuaan ASEAN pada 2029.
"Masa depan itu kita yang menentukan, bukan orang lain," ujar Megawati sebelum menutup pidatonya dengan pekik, "Merdeka! Merdeka! Merdeka!".
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








