Usai Raih BRICS Award 2025, Buku Puisi Esai Denny JA Akan Diterjemahkan ke 35 Bahasa

AKURAT.CO Buku puisi esai karya Denny JA akan diterjemahkan ke dalam 35 bahasa, menjadikannya salah satu proyek penerjemahan karya sastra Indonesia dengan jangkauan bahasa terluas.
Proyek tersebut diumumkan Penerbit CBI setelah Denny JA meraih BRICS Award 2025 untuk kategori Inovasi Sastra.
Awalnya, panitia BRICS hanya mengusulkan agar karya Denny JA diterjemahkan ke bahasa negara-negara anggota BRICS.
Namun, gagasan itu berkembang menjadi proyek lintas benua yang bertujuan memperluas jangkauan pesan kemanusiaan melalui sastra.
Direktur Utama Penerbit CBI, Ari Nugroho, mengatakan penerjemahan karya sastra bukan sekadar mengalihkan bahasa, tetapi juga memperluas empati antarmanusia.
"Bagi kami, penerjemahan bukan sekadar memindahkan kata-kata dari satu bahasa ke bahasa lain. Penerjemahan adalah cara memperluas empati antarmanusia," ujar Ari dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2026).
Dari delapan buku puisi esai Denny JA yang telah tersedia dalam bahasa Inggris, penerbit memilih Yang Menggigil dalam Arus Sejarah sebagai karya yang akan diterjemahkan.
Buku tersebut dinilai memiliki tema paling universal karena mengangkat berbagai tragedi kemanusiaan dunia.
Sebanyak 15 puisi esai dalam buku itu mengangkat beragam peristiwa sejarah, mulai dari Perang Dunia I, Flu Spanyol, Revolusi Rusia, bom Hiroshima, Pembantaian Nanking, Holocaust, Ghetto Warsawa, kelaparan besar di era Mao Zedong, Revolusi Kebudayaan Tiongkok, hingga tragedi pengungsi Vietnam.
Berbeda dengan buku sejarah pada umumnya, karya tersebut tidak menempatkan tokoh-tokoh besar sebagai pusat cerita. Sebaliknya, puisi-puisi itu mengangkat kisah para korban yang kerap luput dari catatan sejarah.
"Sejarah biasanya mengingat para pemenang. Sastra mengingat mereka yang nyaris dilupakan," tulis Penerbit CBI.
Keunikan buku ini terletak pada format puisi esai yang memadukan narasi puitis dengan catatan kaki berbasis fakta sejarah.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan PEKA, Santunan Jaminan Sosial Bisa Jadi Modal Usaha
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








