Hindari Kepadatan, Kemenag Ingatkan Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan Datang Lebih Awal

AKURAT.CO Panitia penyelenggara Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, terus mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M. Hanafi, selaku Sekretaris Tim Kerja Kemenag untuk Zikir dan Doa Kebangsaan 2026, mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, panitia memfokuskan perhatian pada kesiapan operasional di lapangan. Mulai dari pengaturan akses peserta, pengamanan, layanan kesehatan, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya.
"Seluruh aspek operasional terus kami siapkan melalui koordinasi yang erat dengan Sekretariat Negara, kepolisian, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh unsur panitia. Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan seluruh peserta dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, tertib, dan khusyuk," jelas Muchlis, dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 100.000 peserta tersebut memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk kedisiplinan peserta dalam mengikuti ketentuan yang telah disiapkan panitia.
"Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara," kata Muchlis.
Baca Juga: Siap-siap! Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI, Ada Drone Show hingga Makanan Gratis
Selain datang lebih awal, panitia mengimbau seluruh peserta agar memperhatikan beberapa hal berikut:
a. Hadir sesuai titik kumpul dan estimasi waktu kedatangan yang telah dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama, instansi, atau kelompok masing-masing;
b. Membawa perlengkapan ibadah bagi peserta muslim yang akan mengikuti Salat Magrib berjamaah;
c. Membawa perlengkapan pribadi secukupnya mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka;
d. Mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan yang diberlakukan di area masuk;
e. Mengikuti arahan petugas dan koordinator lapangan terkait jalur masuk, titik kumpul, maupun jalur evakuasi apabila diperlukan;
f. Menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Bazar Rakyat di Monas Dorong Perputaran Ekonomi UMKM Pascalebaran
Panitia juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain penataan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, pusat informasi, serta skema transportasi dan pengaturan mobilisasi peserta dari berbagai daerah. Termasuk dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Muchlis menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya ditentukan kesiapan panitia, tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh peserta dalam menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan ini berlangsung dengan baik serta memberikan kesan yang membanggakan bagi kita semua," jelasnya.
Muchlis berharap pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 tidak hanya menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dibangun melalui sinergi antara ikhtiar lahir berupa kerja keras dan ikhtiar batin melalui doa serta rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Kita bekerja keras membangun Indonesia, tetapi pada saat yang sama kita juga memohon pertolongan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa. Semoga doa yang dipanjatkan bersama menjadi energi moral yang memperkuat persatuan bangsa dan mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang semakin maju, adil, makmur, serta dirahmati Allah SWT," jelasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ada Doorprize 100 Motor Listrik
Acara doa bersama dan zikir nasional diselenggarakan pada 1 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Acara ini diinisiasi oleh Kementerian Agama dan terbuka untuk umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






