Surya Paloh: Optimisme Prabowo Harus Dibuktikan Lewat Program di Lapangan

AKURAT.CO Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menilai, pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI membangun optimisme bagi masyarakat. Namun, optimisme tersebut harus diikuti kepercayaan publik dan dibuktikan melalui program yang tepat di lapangan.
“Saya kira Presiden membangun optimisme, ya. Kepada semua, kita sebagai warga negara bangsa ini. Ya, mudah-mudahan optimisme Presiden itu berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, ya,” kata Surya, dikutip pada Minggu (16/8/2026).
Menurut Surya, optimisme pemerintah perlu dibarengi dengan kepercayaan atau trust dari masyarakat.
Dukungan publik dinilai penting agar berbagai keyakinan dan target yang disampaikan Presiden dapat diwujudkan.
“Ya, bagaimanapun juga adalah keyakinan untuk membangun trust. Ya, membangun trust, itu penting sekali. Optimisme harus disertai dengan dukungan, trust, keyakinan publik. Itu penting sekali. Itu yang perlu kita ingatkan. Mudah-mudahan itu akan berjalan seiring,” ujarnya.
Karena itu, Surya menekankan pentingnya memastikan program dan keyakinan yang disampaikan Presiden benar-benar dapat diterapkan serta memberikan hasil nyata di lapangan.
“Apa yang diyakini oleh Presiden itu bisa teraplikasi sedemikian rupa. Terwujud di lapangan. Itu harapan kita untuk program-program,” ucapnya.
Surya menilai sikap optimistis yang ditunjukkan Presiden merupakan hal positif. Menurutnya, optimisme lebih baik dibandingkan pesimisme maupun skeptisisme.
“Menurut saya itu baik. Karena bagaimanapun, lebih bagus optimis daripada pesimis, atau skeptis,” tegasnya.
Namun, ia mengingatkan agar optimisme tersebut tidak berhenti pada pernyataan. Realisasi program pemerintah harus terlihat secara nyata di lapangan.
“Tapi yang kita harapkan, bagaimana optimisme ini bisa terealisasikan sedemikian rupa di lapangan. Ya, jangan jadi hal yang barangkali memerlukan koreksi-koreksi lagi, ya, kan? Artinya, realisasinya tidak sedemikian rupa,” tambahnya.
Baca Juga: Logo Kemenhan Mejeng di Kapal Pesiar Haji Isam, Ini Penjelasannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









