Simbol Gotong Royong dalam Formasi Penjaga Pengibaran Bendera Pusaka

AKURAT.CO Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, selalu menjadi pusat perhatian secara nasional bahkan internasional.
Di balik prosesi yang khidmat tersebut, terdapat keindahan visual dari formasi presisi yang dibentuk oleh ribuan personel gabungan TNI, Polri, hingga generasi muda pilihan lewat Paskibraka atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
Barisan pasukan ini terbagi dalam beberapa unsur utama yang mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU I) kebanggaan masing-masing:
1. Pasukan Kehormatan Trimatra TNI dan Polri
Barisan ini merupakan representasi kekuatan dan pertahanan dan keamanan negara.
Terdiri dari peleton-peleton terbaik dari TNI Angkatan Darat dengan balutan seragam hijau tua, berdampingan dengan TNI Angkatan Laut dengan seragam putih.
Sementara TNI Angkatan Udara membawa nuansa biru, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melengkapi formasi dengan seragam coklat tua.
2. Barisan Taruna Akademi TNI dan Akpol
Melambangkan masa depan kepemimpinan, barisan ini memadukan para Taruna dari Akademi Militer (Akmil) dengan seragam merah yang mencolok, Akademi Angkatan Laut (AAL) dengan warna putih, dan Akademi Angkatan Udara (AAU) dengan warna biru, dan Akademi Kepolisian (Akpol) dengan warna coklat.
3. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)
Sebagai inti dari formasi di lapangan utama, 76 putra-putri terbaik perwakilan dari 38 provinsi hadir dalam balutan seragam PDU berwarna putih, bersih, lengkap dengan atribut merah putih pada syal leher dan peci hitam.
Mereka membentuk Formasi 17, Formasi 8, dan Formasi 45 yang melambangkan tanggal bersejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Tugas Khusus di Daerah, Sejumlah Menteri Absen Upacara HUT RI
4. Korps Musik Gabungan (Kormik)
Keharmonisan upacara dipandu oleh Korps Musik gabungan TNI dan Polri.
Formasi ini bertanggung jawab untuk membangun ritme ketegasan langkah pasukan sepanjang upacara berlangsung.
Kombinasi warna seragam yang berbeda-beda, ketegasan langkah, hingga formasi yang presisi bukan hanya sekedar ornamen visual, tetapi untuk menegaskan pesan kuat akan soliditas, profesionalisme, serta semangat gotong royong dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








