Tinjau Penanganan Karhutla di Riau, Presiden Prabowo Dorong Pembentukan Sistem Pencegahan Permanen

AKURAT.CO Dari total tersebut, 521 titik terverifikasi sebagai titik api. Hingga 23 Agustus, petugas di lapangan masih memantau 306 hotspot dengan 7 titik api aktif yang tersebar di Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar.
Meski demikian, respons cepat tim gabungan berhasil meredam sebaran api hingga tersisa sekitar 900 hektare lahan yang masih terbakar.
Kepala Negara menyampaikan apresiasi atas sinergi TNI, Polri, BPBD, serta relawan yang berhasil menaklukkan karhutla di lebih dari 15.000 hektare area.
“Saya kira ini cukup membanggakan. Yang 900 hektare ini segera kerahkan kekuatan, tetap waspada untuk ke depan,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2026).
Baca Juga: 6 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla di Kalimantan, Total Area Terbakar 1.511,55 Hektare
Guna memutus rantai bencana tahunan ini, Presiden menginstruksikan jajaran terkait untuk membangun infrastruktur pencegahan yang permanen. Solusi yang ditekankan mencakup pembuatan sumur bor dan embung penampung air, pengawasan rutin di kawasan rawan, pemanfaatan teknologi deteksi dini BMKG, hingga penguatan koordinasi antara Gubernur, Pangdam, dan Kapolda.
Pemerintah juga bakal melakukan evaluasi mendalam guna memetakan penyebab pasti kebakaran.
Penegakan hukum dipastikan berjalan tegas bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran secara sengaja.
Kunjungan kerja ke Riau ini melengkapi peninjauan lapangan yang sebelumnya dilakukan Presiden di wilayah Kalimantan.
Baca Juga: Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Gabungkan Kekuatan Kendalikan Karhutla
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh jajaran kementerian/lembaga seperti Kementerian Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Plt Gubernur Riau, Pangdam, Kapolda, serta perwakilan BMKG, Basarnas, dan BPBD.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







