Mobil Gibran Dicegat Warga Saat Kunjungan ke Tapanuli Tengah, Tuntut Jaminan Hidup hingga Pembangunan Huntap

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, untuk meninjau pembangunan Sabo Dam.
Namun dalam perjalannya, mobil Gibran dicegat sejumlah warga. Melihat hal itu, dia kemudian turun dari kendaraan untuk menemui dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terdampak bencana.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi dan kebutuhan mereka pascabencana, antara lain mengenai jaminan hidup, pembangunan hunian tetap (huntap), serta percepatan penyelesaian Sabo Dam di Tukka.
Baca Juga: Gibran Pastikan Huntap untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Napa Dibangun Bulan Ini
Gibran mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dia menegaskan bahwa berbagai kebutuhan dan kendala yang disampaikan masyarakat penting menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti.
"Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak adalah hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani," kata Gibran, Jumat (4/9/2026).
Terkait jaminan hidup, masyarakat berharap dukungan pemerintah dapat terus diberikan selama mereka masih berada dalam masa pemulihan pascabencana. Aspirasi mengenai huntap juga disampaikan agar masyarakat terdampak segera memperoleh kepastian tempat tinggal yang layak dan aman.
"Mohon maaf ya Bu. Memang terkait huntap, saat ini pembangunan masih dilakukan bertahap, sehingga belum semua menerima. Tapi saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan sehingga semua warga terdampak bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman," tuturnya.
Selain itu, masyarakat meminta agar pembangunan Sabo Dam di Tukka dapat segera diselesaikan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengendalikan aliran material dan mengurangi risiko bencana apabila terjadi kembali kondisi serupa.
Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi SMAN 1 Barus, Pastikan Layanan Pendidikan Pascabencana Berjalan Optimal
Wapres menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali bencana tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, penyelesaiannya perlu terus dikawal agar dapat segera memberikan manfaat.
Usai mendengarkan aspirasi masyarakat, Wapres meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah serta kementerian/lembaga terkait untuk memastikan setiap kebutuhan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Kehadiran Wapres sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk mendengar langsung persoalan masyarakat terdampak dan mengawal penanganan pascabencana, sehingga proses pemulihan dapat berjalan optimal dan masyarakat dapat segera kembali bangkit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









