Akurat Logo

TNI AL Temukan Pelampung Saat Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Putri Dinda Permata Sari | 10 September 2026, 18:39 WIB
TNI AL Temukan Pelampung Saat Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda.

AKURAT.CO Tim SAR gabungan menemukan satu buah life jacket atau pelampung dan sebuah buoy, saat melakukan penyisiran di sekitar Selat Sunda. Temuan tersebut didapat kapal patroli KAL Anyer milik TNI AL dalam operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda.

Meski demikian, TNI AL belum memastikan kedua benda tersebut berkaitan dengan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.

"Yang ditemukan satu buah life jacket dan tabung putih (buoy) yang biasa, umum digunakan, jadi belum bisa kita pastikan berkaitan dengan korban," ujar Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P), Wawan Subagyo Mardani, di Posko SAR Gabungan, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Wawan mengatakan, benda yang ditemukan tersebut akan dikumpulkan dan menjalani proses identifikasi. Tim juga akan meminta keterangan dari pemilik kapal untuk memastikan asal-usul benda tersebut.

"Untuk temuan yang diperoleh oleh tim dari KAL Anyer, saat ini masih akan dilakukan identifikasi terlebih dahulu, jadi mohon bersabar," katanya.

Dia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait temuan tersebut sebelum ada keterangan resmi dari tim SAR. Sementara itu, operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal masih terus dilakukan di perairan Selat Sunda. 

Ke delapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). "Rekan-rekan masih melakukan penyisiran," ujar Wawan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.