Antrean Haji Indonesia Bisa Dipangkas Jadi 14 Tahun, 400 Ribu Data Jemaah Ternyata Invalid

AKURAT.CO Masa tunggu keberangkatan jemaah haji Indonesia berpotensi jauh lebih singkat dari angka rata-rata 26 tahun.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyebut, antrean secara faktual bisa berada di kisaran 14-15 tahun setelah pemerintah menyelesaikan pembenahan data jemaah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, pembaruan data menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memangkas antrean haji.
Dari sekitar 5,7 juta data jemaah yang tercatat dalam daftar tunggu, ditemukan sekitar 400 ribu data yang dinilai tidak valid.
Temuan tersebut berpotensi mengurangi jumlah jemaah yang tercatat dalam antrean sehingga turut berdampak pada masa tunggu keberangkatan.
"Ada temuan data invalid di 5,7 jutaan antrean itu ada 400 ribuan yang invalid. Artinya akan berkurang dan akan mengurangi antrean," kata Dahnil di Kantor Kemenhaj, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
Dahnil menjelaskan, sebelum Kemenhaj terbentuk, rata-rata masa tunggu jemaah haji Indonesia mencapai 49 tahun.
Setelah dilakukan pembenahan administrasi atas arahan Presiden, angka tersebut kini tercatat sekitar 26 tahun.
Namun, angka tersebut belum menggambarkan kondisi antrean secara faktual.
Kemenhaj masih melakukan verifikasi dan pemutakhiran data untuk memperoleh jumlah jemaah yang benar-benar masih aktif dalam daftar tunggu.
"Kemudian Pak Menteri perintahkan berdasarkan perintah Presiden agar supaya bisa diperpendek, kami perbaiki datanya, sekarang 26 tahun rata-rata. Nah 26 tahun itu adalah lama tunggu administrasi," ujarnya.
Baca Juga: UNKRIS dan USPU Rusia Buka Batch 3 Kerja Sama Pendidikan Global
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










