Kasus Influenza di Indonesia Diperkirakan Meningkat, Musim Kemarau hingga Karhutla Jadi Penyebabnya

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan mencatat kasus influenza di Indonesia diperkirakan mengalami peningkatan hingga akhir tahun. Meski demikian, peningkatan ini tidak signifikan sehingga masih terkendali.
"Trennya (kasus influenza) sampai jelang akhir tahun akan naik, tapi bukan lonjakan signifikan," kata Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman, dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Dia mengatakan, peningkatan kasus influenza di Indonesia di sebabkan karena sejumlah faktor, seperti erupsi gunung, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta musim kemarau. Kendati demikian, pihaknya memastikan bahwa kasus influenza di Indonesia masih masih ke dalam katagori rendah.
Baca Juga: PalmCo Gunakan AI dan Satelit untuk Pantau dan Tangani Karhutla
"Ada faktor karhutla, erupsi gunung dan musim kemarau," imbuhnya.
Aji menyatakan, kasus influenza di Indonesia masih dalam proporsi rendah dalam mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Dengan tingkat aktivitas influenza yang masih dalam katagori aktivitas, maka situasi nasional saat ini masih terkendali.
Baca Juga: Perang Lawan Karhutla Tak Cukup dengan Helikopter, Ini yang Harus Diperkuat
"Tidak ada peningkatan proporsi kasus influenza di minggu ini dan tingkat aktivitas influenza sudah masuk dalam kategori aktivitas rendah, situasi nasional masih terkendali," ujarnya.
Untuk itu, Kemenkes menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, mengkonsumsi makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, serta kalau sakit harus menggunakan masker.
"Jika sakit memberat segera ke dokter atau fasyankes terdekat," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








