Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia Timur, Gibran Soroti Pemanfaatan Metode GASING

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menerima jajaran pengurus Ruang Aksi Pemimpin Indonesia (RAPI) untuk membahas upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia Timur. Khususnya melalui penerapan metode pembelajaran inovatif, untuk membantu anak-anak menguasai kemampuan dasar membaca dan berhitung.
Gibran menekankan pentingnya perhatian terhadap berbagai tantangan pendidikan di Indonesia Timur, termasuk Papua. Salah satu upaya yang dibahas adalah pemanfaatan Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya.
Menurutnya, metode ini mengedepankan pembelajaran yang menyenangkan melalui kegiatan bermain dan bernyanyi agar anak-anak lebih mudah memahami materi.
"Tadi kan dibahas masalah anak-anak yang belum bisa membaca, belum bisa berhitung, saya kira dengan Metode GASING ini mereka bisa cepat masuk. Jadi belajar sambil bernyanyi, bermain game. Tapi membutuhkan coach-coach (pelatih) yang banyak seperti ini dan metodenya memang dibikin se-fun (menyenangkan) mungkin," kata Gibran, dikutip Kamis (1/10/2026).
Dia juga mengemukakan gagasan untuk memperluas penerapan metode pembelajaran tersebut melalui kolaborasi bersama RAPI, terutama di daerah yang membutuhkan perhatian khusus dalam peningkatan kualitas pendidikan.
"Ini mungkin ke depan bisa kita kolaborasikan Pak. Profesor Yohanesnya turun langsung ke sini," ungkapnya.
Di sisi lain, dia juga menilai pendekatan pendidikan di sejumlah wilayah Papua perlu disesuaikan dengan karakter budaya dan potensi yang dimiliki masyarakat setempat. Seperti halnya Sekolah Lapang Sagu di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, yang mengintegrasikan pembelajaran dengan pengetahuan dan praktik masyarakat setempat.
"Ini sekaligus mendorong pemberdayaan melalui pengembangan hilirisasi sagu untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Kewajiban Penguasa Memfasilitasi Pendidikan Rakyat: Dosa Jariyah Jika Melalaikannya?
Usai pertemuan dengan Wapres, pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina RAPI, Jimmy Boaz Oentoro, menyampaikan apresiasi atas kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Wapres.
Dalam pertemuan tersebut, RAPI menyerahkan dokumen pemikiran (white paper) yang memuat hasil studi dan rekomendasi untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di Indonesia Timur.
"Hari ini pertemuan yang sangat hangat dengan Bapak Wapres Mas Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan white paper, pemikiran-pemikiran kepada beliau dari tim kami bagaimana akselerasi pendidikan khususnya di Indonesia Timur," papar Jimmy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









