Usai Dilantik Jadi Menko Polkam, Dudung Fokus Perkuat Sinkronisasi Kebijakan

AKURAT.CO Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi mengemban amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), dan meninggalkan jabatan sebelumnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Dalam keterangannya usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Dudung menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Dia menegaskan kesiapannya untuk mengemban tugas negara yang sangat strategis tersebut.
"Ya yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT, tentunya kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah beri kepercayaan ke saya selaku Menko Polkam," ujar Dudung di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Prabowo Lantik 18 Pejabat Baru Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Ada Kapolri Hingga Menko
Dia menyoroti beratnya tantangan serta kompleksitas koordinasi antar-kementerian yang berada di bawah naungan kementeriannya. Fokus utama ke depan adalah memperkuat sinkronisasi kebijakan demi kelancaran roda pemerintahan.
"Dan tugas-tugas Menko Polkam tentunya tidak ringan dengan situasi saat ini. Di bawahnya memang kita koordinasikan, sinkronkan tugas-tugas kenegaraan. Ada beberapa kementerian di bawah koordinasi Menko Polkam. Dan ini nanti akan kita tingkatkan yang sudah dilaksanakan pejabat sebelumnya," tambahnya.
Selain urusan koordinasi, aspek persatuan bangsa menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan kerjanya. Penguatan nilai kebangsaan dinilai krusial, demi mendukung visi besar pembangunan nasional.
Baca Juga: Dudung: Jangan Ada APH Termasuk TNI yang Hambat Ekspor Jika Tak Ada Aturan Dilanggar
"Tentunya masalah keutuhan, persatuan dan kesatuan negara ini yang harus kita tingkatkan kembali, kita songsong pembangunan Asta cita yang menjadi cita-cita bapak Presiden Prabowo subianto, mana program strategis nasional, program prioritas nasional, dan program unggulan bapak Presiden," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, dia memastikan seluruh program prioritas pemerintah akan dikawal agar agenda strategis nasional dapat berjalan tepat sasaran. Dia juga merencanakan agenda konsolidasi lintas lembaga, untuk memastikan situasi keamanan dalam negeri tetap terjaga dan terkendali dengan baik.
"Langkah awal saya akan koordinasi dengan semua instansi terkait dari kelembagaan di bawah koordinasi Polhukam adalah sinkronisasi situasi keamanan saat ini untuk semakin kondusif," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







