Wantimpres Gelar Sidang Pleno Kedua, Matangkan Pembagian Bidang Anggota

AKURAT.CO Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI periode 2026–2029 menggelar Sidang Pleno Kedua dengan agenda pembahasan pembidangan, serta diskusi isu strategis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Sidang pleno dipimpin oleh Ketua Wantimpres RI, Pratikno. Dia menyampaikan, pembidangan anggota menjadi langkah awal untuk menyusun agenda kerja yang lebih terarah, termasuk pembahasan isu-isu strategis bersama kementerian dan lembaga terkait.
"Dengan pembagian bidang ini, semua anggota diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermakna dalam mendukung tugas Presiden, sesuai pengetahuan, kearifan, dan pengalaman yang beragam masing-masing," ujar Pratikno di kantor Kementerian Sekretariat Negara, dikutip Jumat (16/10/2026).
Baca Juga: Anggota Wantimpres Dorong Pengusaha Nasional Berani Jadi Inovator dan Ciptakan Lapangan Kerja
Dia juga mengapresiasi partisipasi anggota Wantimpres. Dalam kurun waktu kurang dari dua minggu, Wantimpres RI telah menyelenggarakan dua kali sidang pleno dengan kehadiran sebagian besar anggota.
Wakil Ketua Wantimpres RI, Muhammad Hatta Rajasa, menyampaikan bahwa pembidangan dirancang dengan mempertimbangkan kompetensi anggota serta cakupan isu yang berkaitan dengan kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya.
"Nantinya anggota tetap memiliki tanggung jawab pada bidangnya masing-masing, tetapi tetap dapat memberikan masukan lintas bidang," ujar Hatta Rajasa.
Pembidangan anggota bertujuan memfokuskan kearifan, pengetahuan, pengalaman, dan keahlian para tokoh bangsa agar dapat berkontribusi secara optimal dalam memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden sesuai amanat undang-undang.
Pembidangan ini juga diharapkan memperkuat koordinasi dan menyatukan beragam perspektif dalam menjawab tantangan strategis bangsa.
Baca Juga: Wantimpres RI Gelar Sidang Pleno Perdana, Bahas Usulan Pembagian Bidang Kerja
Dalam sidang tersebut, Wantimpres RI turut mengundang Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy.
Data dan statistik nasional serta perspektif perencanaan pembangunan menjadi landasan bagi Wantimpres RI dalam memahami kondisi dan tantangan Indonesia. Melalui kajian berbasis data dan lintas sektor, Wantimpres RI diharapkan dapat menyiapkan nasihat dan pertimbangan yang terarah dan objektif sesuai kebutuhan Presiden.
Melalui Sidang Pleno kedua ini, Wantimpres RI periode 2026–2029 menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pengalaman dan keahlian para anggota melalui pembidangan yang terarah, koordinasi lintas sektor, dan kajian berbasis data. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penyusunan nasihat dan pertimbangan yang matang dan berimbang bagi Presiden RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








