Singapura Tawarkan Bantuan Tangani Karhutla, BNPB Bakal Koordinasi

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia akan mengoordinasikan tawaran bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Singapura dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, mengatakan Indonesia telah merespons tawaran bantuan dari Malaysia dan Singapura untuk membantu memadamkan karhutla yang melanda sejumlah wilayah.
"Ini dari Singapura juga akan ada bantuan juga yang akan dikomunikasikan dengan Kepala BNPB," kata Dudung kepada wartawan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Penanganan Karhutla Lebih Masif, Pesawat Hercules Dikerahkan
Selain Singapura, Malaysia juga telah menyiapkan dukungan untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia. Bantuan tersebut berupa 52 personel dan tiga pesawat.
Meski menerima tawaran bantuan dari negara tetangga, pemerintah Indonesia telah mengerahkan sumber daya dalam jumlah besar untuk menangani kebakaran. Sebanyak 60 ribu personel dan 47 pesawat dikerahkan untuk memadamkan karhutla di berbagai lokasi.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto turut mengingatkan pentingnya memperkuat mitigasi dan pencegahan karhutla. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya bergerak setelah kebakaran terjadi, tetapi harus mengambil langkah antisipasi sejak dini.
"Jangan sampai, perintah Presiden, setelah terbakar baru ada tindakan. Tapi justru sebelum terbakar itu ada tindakan untuk diantisipasi," tuturnya.
Arahan tersebut menekankan pentingnya upaya pencegahan sebagai bagian dari penanganan karhutla, mengingat kebakaran hutan dan lahan merupakan persoalan yang berulang di Indonesia.
Baca Juga: Korban Asap Karhutla Tanpa KTP Jakarta Silakan Berobat di Fasilitas Kesehatan
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir, mengatakan tawaran bantuan dari sejumlah negara tetangga untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia telah dalam pembahasan teknis.
Presiden Prabowo Subianto disebut telah menyetujui bantuan tersebut. Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kebakaran yang berdampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah.
"Nah, terkait apa yang bantuan yang ingin diberikan oleh negara-negara tetangga itu sudah dibahas, ya, dan itu sekarang dalam proses. Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya, dan juga ini sudah dalam proses pembahasan di level teknis, ya," kata Tata sapaan akrabnya, usai rapat dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








