Hyundai Indonesia Hadirkan Program Layanan Pengisian Daya Mobil Listrik

AKURAT.CO PT Hyundai Motors Indonesia telah mengumumkan inisiatif terbaru dalam meneruskan ekspansi jaringan charging station untuk mobil listrik (EV) di Tanah Air.
Pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di ICE BSD City, Hyundai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah mitra Charging Point Operator (CPO).
Melengkapi upaya ekspansi jaringan charging station yang berkelanjutan tersebut, Hyundai juga menggelar Program Layanan Pengisian Daya EV bagi pembeli mobil listrik Hyundai.
Dalam program ini, pelanggan bisa menikmati keuntungan berupa kuota pengisian daya publik hingga 50 kWh/bulan selama 1 tahun yang bisa digunakan di Jaringan Pengisian Daya Publik EV dari Hyundai.
Untuk menikmati kuota pengisian daya publik tersebut, pelanggan bisa mengakses aplikasi myHyundai atau menggunakan kartu pengisian daya EV yang disediakan.
Program Layanan Pengisian Daya EV berlaku mulai dari GIIAS 2024. Jadi, pelanggan yang membeli EV Hyundai di GIIAS 2024 bisa langsung klaim manfaat tersebut.
Program Layanan Pengisian Daya EV pun akan tetap berlangsung selepas GIIAS 2024, di mana kuota pengisian daya publik yang diterima dapat digunakan secara efektif mulai Agustus 2024.
Kerja sama strategis antara Hyundai dengan mitra-mitra CPO berpengalaman turut melengkapi terobosan perusahaan dalam menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang worry-free, baik dari sisi produk maupun layanan.
Sebelumnya, Hyundai telah memperkenalkan all-new KONA Electric sebagai kendaraan listrik pertama yang menggunakan baterai produksi lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








