Pembelajaran Kooperatif adalah? Riset UNY Jelaskan Hal Ini

AKURAT.CO Apa itu Cooperative Learning? Cooperative Learning adalah pendekatan pembelajaran yang melibatkan kerjasama antara siswa dalam kelompok.
Dalam metode ini, siswa saling berinteraksi, berdiskusi, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama.
Berbeda dengan pembelajaran individual, Cooperative Learning menekankan pada kolaborasi dan partisipasi aktif.
Penelitian di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sebuah penelitian di UNY menginvestigasi penggunaan Cooperative Learning selama masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini dilakukan oleh Vianita Prasetyawati dan diterbitkan dalam jurnal Epistema1. Berikut adalah temuan utama:
Baca Juga: Apakah Perbedaan yang Paling Mendasar antara KKM dengan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran?
Peningkatan Hasil Belajar:
Setelah menerapkan metode Cooperative Learning, terjadi peningkatan kualitas hasil belajar siswa.
Hal ini terlihat dari partisipasi aktif, interaksi dalam pembelajaran, hasil kuis dan tes, serta hasil tugas kerja kelompok.
Kreativitas Guru:
Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam memilih metode pembelajaran selama pandemi. Cooperative Learning memberikan kesempatan bagi guru untuk meningkatkan aktivitas mengajar dan memfasilitasi siswa dalam berpikir kritis dan berbagi pendapat.
Manfaat bagi Siswa:
Secara umum, siswa menyukai metode Cooperative Learning karena dianggap memberikan manfaat. Mereka dapat berkolaborasi dengan teman sekelas, bertukar ide, dan memperdalam pemahaman materi.
Kesimpulan
Metode Cooperative Learning bukan hanya tentang hasil belajar, tetapi juga tentang pengembangan keterampilan sosial dan kognitif siswa.
Selama masa pandemi, pendekatan ini membantu menjaga semangat belajar dan memastikan siswa tetap terlibat dalam proses pembelajaran.
Semoga artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya Cooperative Learning dalam pendidikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






