Apa yang Dimaksud Aksi Nyata dalam Kurikulum Merdeka? Simak Implementasi dan Pentingnya

AKURAT.CO Kurikulum Merdeka adalah pendekatan pendidikan yang memberikan kebebasan lebih kepada guru dan siswa dalam mengatur proses pembelajaran.
Salah satu komponen penting dalam Kurikulum Merdeka adalah Aksi Nyata.
Mari kita bahas lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan Aksi Nyata dan mengapa hal ini relevan dalam konteks pendidikan.
Baca Juga: Cara Membuat Aksi Nyata di PMM atau Platform Merdeka Mengajar: Panduan dan Contoh
-
Definisi Aksi Nyata:
- Aksi Nyata merupakan aktivitas terakhir untuk menyelesaikan satu topik Pelatihan Mandiri pada Kurikulum Merdeka.
- Melalui Aksi Nyata, guru dapat mengimplementasikan teori yang telah dipelajari dalam Pelatihan Mandiri serta mendemonstrasikan pemahaman dan penguasaan mereka atas materi tersebut.
-
Tujuan Aksi Nyata:
- Aksi Nyata bertujuan untuk menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.
- Guru akan menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari dalam situasi nyata di kelas atau lingkungan sekitar.
- Dengan demikian, Aksi Nyata memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga relevan dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekitar.
-
Langkah-langkah dalam Membuat Aksi Nyata:
- Pilih topik Aksi Nyata yang sesuai dengan materi yang telah dipelajari.
- Rencanakan dan laksanakan aktivitas yang relevan dengan topik tersebut di kelas atau lingkungan sekitar.
- Dokumentasikan kegiatan Aksi Nyata sebagai bukti implementasi.
- Unggah hasil Aksi Nyata dalam format PDF ke platform Merdeka Mengajar.
-
Peran 3 Pilar Pendidikan:
- Aksi Nyata memerlukan kerjasama dari tiga pilar pendidikan: orang tua, sekolah, dan masyarakat.
- Ketiga elemen ini harus saling mendukung agar pembelajaran berpihak pada murid dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dalam rangka mewujudkan pendidikan yang lebih relevan dan berpihak pada siswa, Aksi Nyata menjadi jembatan antara teori dan praktik.
Semoga artikel ini membantu Anda memahami pentingnya Aksi Nyata dalam Kurikulum Merdeka!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




