Dalam Bagja Kegiatan Menyusun Pertanyaan Lanjutan untuk Menemukenali Kekuatan/Potensi/ Peluang Lewat Apa?

AKURAT.CO Pendekatan BAGJA (Bertanya, Apresiasi, Gali, Jaringan, Aksi) adalah metode yang digunakan dalam Appreciative Inquiry untuk menemukan dan memperkuat potensi, kekuatan, dan peluang dalam suatu organisasi atau komunitas.
Dalam konteks ini, kita akan membahas bagaimana menyusun pertanyaan lanjutan dalam tahap investigasi atau penyelidikan untuk menemukan kekuatan, potensi, dan peluang, serta mengapresiasi yang terbaik dari yang ada.
1. Pendekatan BAGJA
- Bertanya:
- Tahap ini melibatkan pengajuan pertanyaan-pertanyaan yang bertujuan untuk menemukan apa yang sudah berjalan dengan baik.
- Apresiasi:
- Pada tahap ini, kita mengapresiasi kekuatan, pencapaian, dan hal-hal positif lainnya yang ditemukan.
- Gali:
- Di sini, kita menggali lebih dalam untuk memahami mengapa dan bagaimana kekuatan-kekuatan ini ada.
- Jaringan:
- Tahap ini melibatkan pembentukan jaringan dan koneksi untuk mendukung kekuatan dan peluang yang telah ditemukan.
- Aksi:
- Akhirnya, kita mengambil tindakan berdasarkan temuan-temuan dari tahap sebelumnya.
2. Menyusun Pertanyaan Lanjutan dalam Tahap Investigasi
- Dalam BAGJA kegiatan menyusun pertanyaan lanjutan untuk menemukenali kekuatan, potensi, dan peluang lewat investigasi atau penyelidikan, kita perlu:
- Mengidentifikasi yang terbaik dari apa yang telah ada.
- Menemukan “inti positif” yang dapat mendorong kemajuan lebih lanjut.
Kesimpulan
Pendekatan BAGJA memungkinkan kita untuk mengapresiasi yang terbaik dari apa yang telah ada dan menemukan potensi yang dapat diperkuat.
Dengan bertanya, menggali, dan mengambil tindakan, kita dapat mengidentifikasi kekuatan, potensi, dan peluang yang akan membawa perubahan positif dalam suatu sistem.
Semoga artikel ini memberikan wawasan tentang pendekatan BAGJA dalam menemukenali kekuatan, potensi, dan peluang!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







