Karya Sastra Lama dengan Bentuk Prosa yang Banyak Menceritakan Mengenai Bagaimana Kehidupan di Sekitar Kerajaan Dinamakan Apa? Simak Uraian Berikut!

AKURAT.CO Karya sastra lama memiliki peran penting dalam menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa lalu, termasuk kehidupan di sekitar kerajaan.
Salah satu bentuk karya sastra lama yang banyak menceritakan tentang kehidupan di sekitar kerajaan adalah hikayat.
Artikel ini akan membahas pengertian hikayat, ciri-cirinya, serta contoh-contoh hikayat berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 58-59: Menyusuri Nilai dalam Cerita Hikayat
1. Pengertian Hikayat
Menurut penelitian dari Universitas Indonesia, hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa yang berasal dari tradisi Melayu.
Kata “hikayat” sendiri berasal dari bahasa Arab “haka” yang berarti menceritakan atau bercerita.
Hikayat biasanya berisi cerita-cerita tentang kehidupan di istana, petualangan para pahlawan, serta kisah-kisah yang mengandung nilai moral dan religius.
2. Ciri-ciri Hikayat
Penelitian dari Universitas Gadjah Mada mengidentifikasi beberapa ciri khas hikayat:
- Anonim: Pengarang hikayat biasanya tidak dikenal.
- Istana Sentris: Cerita dalam hikayat sering kali berpusat pada kehidupan di istana atau kerajaan.
- Bersifat Tradisional: Hikayat mengandung nilai-nilai tradisional dan sering kali bersifat statis.
- Mengandung Unsur Magis: Banyak hikayat yang mengandung unsur-unsur magis atau supranatural.
- Bahasa Klasik: Hikayat ditulis dalam bahasa Melayu klasik yang kaya akan ungkapan dan peribahasa.
3. Contoh Hikayat
Sebuah studi dari Universitas Airlangga memberikan beberapa contoh hikayat terkenal:
- Hikayat Hang Tuah: Menceritakan petualangan dan kesetiaan Hang Tuah, seorang laksamana dari Kesultanan Malaka.
- Hikayat Raja-Raja Pasai: Mengisahkan sejarah dan legenda kerajaan Samudera Pasai.
- Hikayat Abdullah: Merupakan autobiografi Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi yang memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat Melayu pada abad ke-19.
4. Fungsi dan Nilai Hikayat
Hikayat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan dan penyebaran nilai-nilai moral.
Menurut jurnal dari Universitas Padjadjaran, hikayat sering kali digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan moral, religius, dan sosial kepada masyarakat.
Nilai-nilai seperti kesetiaan, keberanian, dan keadilan sering kali menjadi tema sentral dalam hikayat.
Kesimpulan
Hikayat adalah salah satu bentuk karya sastra lama yang banyak menceritakan tentang kehidupan di sekitar kerajaan.
Dengan ciri-ciri khas seperti anonim, istana sentris, dan mengandung unsur magis, hikayat memberikan gambaran yang kaya tentang kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Selain berfungsi sebagai hiburan, hikayat juga memiliki nilai pendidikan dan moral yang penting bagi masyarakat.
Oleh karena itu, hikayat tetap menjadi bagian penting dari warisan budaya dan sastra Melayu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




