Cara Sinkron PMM ke e-Kinerja BKN untuk Guru dan Kepala Sekolah, Simak 4 Hal Berikut

AKURAT.CO Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kinerja tenaga pendidik, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah mengintegrasikan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dengan e-Kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Integrasi ini memungkinkan guru dan kepala sekolah untuk melaporkan kinerja mereka secara lebih efektif dan efisien.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah sinkronisasi PMM ke e-Kinerja BKN serta manfaat dari proses ini.
Baca Juga: Saat Bersekolah Dulu, Pernahkah Ibu dan Bapak Mengalami atau Menyaksikan Tindakan Intoleransi? Simak 4 Jawaban PMM
1. Pengertian PMM dan e-Kinerja
Platform Merdeka Mengajar (PMM) adalah sistem yang dirancang untuk membantu guru dan kepala sekolah dalam menyusun dan melaporkan kinerja mereka.
PMM menyediakan berbagai fitur untuk pengelolaan kinerja, pengembangan profesional, dan penilaian diri¹.
Sementara itu, e-Kinerja adalah sistem yang dikelola oleh BKN untuk memantau dan menilai kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk guru dan kepala sekolah².
2. Manfaat Sinkronisasi PMM ke e-Kinerja
Sinkronisasi antara PMM dan e-Kinerja memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:
- Efisiensi Pelaporan: Memudahkan guru dan kepala sekolah melaporkan kinerja mereka tanpa harus mengisi data secara manual di dua platform yang berbeda.
- Validasi Data: Memastikan data kinerja yang dilaporkan akurat dan terverifikasi, sehingga penilaian kinerja menjadi lebih objektif.
- Pengembangan Profesional: Mendukung pengembangan profesional guru dan kepala sekolah melalui pelatihan dan sertifikasi yang diakui oleh kedua platform.
3. Langkah-langkah Sinkronisasi PMM ke e-Kinerja
Berikut adalah panduan lengkap untuk melakukan sinkronisasi data dari PMM ke e-Kinerja:
- Akses Menu SKP di PMM: Guru dan kepala sekolah harus masuk ke akun PMM mereka dan mengakses menu Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Di sini, mereka akan menemukan tombol "Sinkro PMM".
- Mulai Sinkronisasi: Klik tombol “Sinkro PMM” dan pilih “Sinkro Data PMM” untuk memulai proses sinkronisasi. Pastikan semua data kinerja telah diisi dengan lengkap dan benar.
- Konfirmasi Hasil Sinkronisasi: Setelah proses sinkronisasi selesai, klik “OK” untuk melihat pembaruan data. Pastikan konten SKP di e-Kinerja sesuai dengan rencana yang telah dibuat di PMM.
- Validasi dan Verifikasi: Kepala sekolah harus memverifikasi dan menyetujui data kinerja yang telah disinkronkan. Proses ini memastikan bahwa data yang dilaporkan akurat dan sesuai dengan kinerja sebenarnya.
4. Syarat dan Ketentuan Sinkronisasi
Agar sinkronisasi dapat dilakukan dengan lancar, beberapa syarat harus dipenuhi:
- Praktik Kinerja 100%: Proses sinkronisasi hanya dapat dilakukan jika praktik kinerja guru telah mencapai angka 100%.
- Bukti Dukung Pengembangan Kompetensi: Dokumen seperti sertifikat pelatihan yang belum pernah diunggah sebelumnya harus tersedia.
- Bukti Dukung Tugas Tambahan: Dokumen ini meliputi surat kerja atau surat tugas serta laporan pelaksanaan tugas tambahan yang ditandatangani atasan.
Kesimpulan
Sinkronisasi PMM ke e-Kinerja BKN merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan kinerja guru dan kepala sekolah.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, tenaga pendidik dapat memastikan bahwa data kinerja mereka terintegrasi dengan baik antara kedua platform.
Proses ini tidak hanya memudahkan pelaporan, tetapi juga mendukung pengembangan profesional dan validasi data yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






