Akurat Logo

5 Hal yang Mungkin Anak Ingat dari Orang Tuanya Saat Mereka Dewasa Nanti

Dani Zahra | 6 September 2026, 23:18 WIB
5 Hal yang Mungkin Anak Ingat dari Orang Tuanya Saat Mereka Dewasa Nanti
Ilustrasi, orang tua dan anak. - Canva

AKURAT.CO Menjadi orang tua sering kali membuat seseorang sibuk memikirkan banyak hal, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga masa depan anak.

Namun, ketika anak tumbuh dewasa, bukan hanya soal materi yang mungkin mereka ingat.

Baca Juga: 5 Kalimat yang Anak Butuhkan dari Orang Tua Sebelum Tidur

Justru, berbagai momen sederhana di rumah bisa meninggalkan kesan yang panjang.

Cara orang tua berbicara, memberikan perhatian, hingga menemani anak dalam kesehariannya dapat menjadi kenangan yang terus dibawa hingga dewasa.

Berikut beberapa hal sederhana yang mungkin paling diingat anak dari orang tuanya.

1. Waktu yang Benar-Benar Diberikan untuk Anak

Anak mungkin tidak mengingat setiap hadiah yang pernah diberikan. Namun, mereka bisa mengingat momen ketika orang tua meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita, bermain bersama, atau sekadar duduk menemani.

Bagi anak, perhatian penuh dari orang tua dapat membuat mereka merasa dianggap penting.

2. Cara Orang Tua Memperlakukan Mereka Saat Sedang Kesulitan

Masa kecil tidak selalu diisi dengan hal menyenangkan. Ada saatnya anak gagal, melakukan kesalahan, merasa takut, atau menghadapi masalah.

Cara orang tua merespons kondisi tersebut bisa menjadi kenangan yang kuat. Dukungan, kesabaran, dan kesempatan untuk belajar dari kesalahan dapat membuat anak merasa bahwa rumah adalah tempat yang aman untuk kembali.

3. Kalimat-Kalimat Sederhana yang Sering Diucapkan

Ucapan orang tua terkadang terdengar sederhana, tetapi bisa melekat sangat lama dalam ingatan anak.

Kalimat seperti memberikan semangat, mengapresiasi usaha, atau mengatakan bahwa mereka dicintai dapat menjadi pengingat bagi anak ketika menghadapi kehidupan saat dewasa.

Sebaliknya, perkataan yang terlalu keras juga bisa meninggalkan kesan. Karena itu, memilih kata-kata saat berbicara dengan anak menjadi hal yang penting.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Dani Zahra
Reporter
Dani Zahra
Dani Zahra