Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 104 Kurikulum Merdeka: Teks Eksplanasi "Tukang Ojek Payung"

AKURAT.CO Simak kunci jawaban pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 9 SMP halaman 104 kurikulum merdeka.
Dalam buku ini, siswa akan menemukan tugas kegiatan 1 yang membahas tentang membaca dan memahami teks eksplanasi dengan topik "Tukang Ojek Payung".
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 Halaman 188 Kurikulum Merdeka, Worksheet 4.2 dan 4.3
Sebelum merujuk pada kunci jawaban yang ada di bawah, diharapkan siswa sudah menyelesaikan soal-soal tersebut secara mandiri.
Mengutip dari YouTube media pembelajaran, Senin (13/1/2025), berikut ini soal dan kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 104: Teks Eksplanasi "Tukang Ojek Payung"
Pada teks di atas, dapat kalian temukan informasi yang disampaikan secara berurutan dari awal hingga akhir. Diskusikan pertanyaan berikut ini dalam kelompok 3—5 orang.
1. Mengapa penulis merasa perlu menjelaskan pekerjaan ojek payung kepada pembaca?
Jawaban: Penulis merasa perlu menjelaskan pekerjaan ojek payung kepada pembaca karena berpikir, siapa tahu ada pembaca yang tidak mengenal profesi tukang ojek payung.
2. Bagaimana asal mula penulis memutuskan bekerja sebagai ojek payung?
Jawaban: Penulis tidak memiliki pilihan pekerjaan lain selain ojek payung.
3. Menurut kalian, di mana penulis tinggal? Di desa atau di kota? Sebutkan alasan kalian.
Jawaban: Penulis tinggal di kota, dalam teks disebutkan bahwa penulis menuju stasiun setelah pulang sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa penulis tinggal di dekat stasiun, secara umum stasiun berada di kota.
4. Teks di atas tidak menyebutkan usia penulis saat ini. Coba perkirakan berapa usianya sekarang dan apa alasan kalian.
Jawaban: Penulis menjadi ojek payung saat ia mash kelas sembilan SMP. Lalu, ia menamatkan pendidikannya hingga SMA, setelah lulus SMA sekitar dua atau tiga tahun kemudian. penulis mulai sukses. Jadi, usianya sekarang 19 atau 20 tahun.
5. Dalam teks tidak disebutkan informasi tentang orang tua penulis. Seandainya kalian hendak menambahkannya, pada bagian manakah informasi tentang orang tua penulis diletakkan?
Jawaban: Pada bagian tengah teks, setelah kalimat "Saya tidak tega minta uang lebih kepada ayah saya yang bekerja dari pagi hingga malam demi keluarga kami bisa makan."
6. Menurut kalian, apa tujuan penulis membagikan kisah masa lalunya kepada pembaca?
Jawaban: Tujuannya untuk memberikan motivasi bagi pembaca agar tidak mengeluh dalam menghadapi kerasnya perjuangan hidup.
7. Apakah bacaan ini berhasil memberikan pesan bahwa penulis adalah orang yang mandiri? Informasi apa yang mendukung pernyataan tersebut?
Jawaban: Ya, penulis adalah orang yang mandiri. Informasi yang mendukung pernyataan tersebut adalah mencari penghasilan sendiri untuk keperluan sekolah dan lainnya, tidak tega meminta uang kepada orang tua, dan berinisiatif mengembangkan habinya memelihara ayam untuk menambah penghasilan.
8. Apakah menurut kalian judul teks ini sudah menarik minat pembaca? Jika sudah, sebutkan alasannya. Jika belum, berikan saran kalian.
Jawaban: Ya, cukup menarik karena dekat dengan kehidupan sehari-hari dan bahasa yang digunakan sangat komunikatif, seolah mengajak berbicara pembaca.
9. Sekarang penulis telah menjadi pengusaha sukses berkat hobinya. Jelaskan proses yang dia lalui.
Jawaban: - Penulis membeli ayam kampung dua ekor kemudian dipelihara.
- Ketika ayam-ayam itu sudah cukup umur, ada orang yang menawar untuk membelinya.
- Hasil penjualan dibelikan anak ayam lagi beberapa ekor. Begitu seterusnya.
- Kini, penulis punya lima kandang besar yang memasok ayam kampung ke puluhan warung dan rumah makan.
10. Setelah membaca teks “Tukang Ojek Payung”, simpulkan kriteria menjadi wirausaha yang sukses.
Jawaban: Kriteria menjadi pengusaha yang sukses yaitu kreatif, telaten, bekerja keras, disiplin dan pantang menyerah.
Disclaimer: Perlu diingat bahwa kunci jawaban ini hanya sebagai referensi dan tidak mutlak benar. Sebaiknya siswa tetap berusaha memahami materi dengan baik dan mengerjakan soal-soal secara mandiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








