Mengenal SPPI, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia

AKURAT.CO Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) adalah program inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto melalui Universitas Pertahanan yang bertujuan mendukung agenda prioritas nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian Pertahanan @kemenhanri, program SPPI merekrut sarjana pilihan untuk ditempatkan di daerah-daerah prioritas. Guna memastikan program nasional berjalan optimal, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi anak dan memperkuat ketahanan desa.
Baca Juga: Program MBG Tetap Jalan Selama Liburan Sekolah, Tersedia Paket Siap Santap dan Kemasan
Peserta program SPPI berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan dipilih melalui seleksi terbuka.
Mereka tidak hanya menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat desa tetapi juga agen perubahan yang membawa inovasi dan semangat kolaboratif.
Baca Juga: Program MBG Jangkau 5,5 Juta Penerima Manfaat, PCO: Gizi Anak Terbukti Meningkat
SPPI dirancang untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berpikir kritis dan peduli sosial.
Lulusan program ini tidak hanya dibekali pengetahuan praktis tetapi juga diberi jalur karier strategis.
Baca Juga: Di Retreat, BGN Tekankan Pentingnya Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk Program MBG
Mereka akan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mandat utama memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses gizi yang layak untuk tumbuh sehat, kuat dan percaya diri dalam menatap masa depan.
Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan penguatan kapasitas lokal, SPPI diharapkan dapat menjadi contoh model pembangunan dari bawah ke atas yang efektif.
Baca Juga: Pemkab Bogor Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis, Minta Penambahan Dapur MBG
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








