Libur Sekolah, Orang Tua Bisa Ajarkan Life Skill kepada Anak-anak di Rumah

AKURAT.CO Memasuki libur tengah semester yang berbarengan dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen banyak ditunggu anak-anak.
Anak-anak tidak harus berangkat pagi untuk belajar di sekolah. Namun sekali pun sedang masa liburan, anak-anak diharapkan tetap mendapatkan pelajaran life skil (keterampilan hidup) yang bisa diajarkan oleh para orang tua selama mengisi masa liburan.
"Saat anak libur, keterampilan hidup penting untuk dipelajari anak," kata Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Hesti Lestari, kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).
Dia menuturkan, pendidikan seyogyanya tidak hanya diberikan di bangku sekolah dan berlangsung formal. Namun juga dapat diberikan di luar sekolah oleh keluarga selama masa liburan.
Baca Juga: Menteri PPPA Pastikan Kebutuhan Perempuan dan Anak Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran
Misalnya, dr Hesti mencontohkan, anak-anak dapat diajarkan membersihkan tempat tidurnya sendiri. Selain juga dapat membantu orang tua membersihkan rumah.
"Misalnya bantu bersihkan tempat tidur, bersihkan rumah seperti menyapu," katanya.
Menurut dr Hesti, pendidikan life skill atau keterampilan hidup dapat dipelajari jika anak sedang berdekatan dengan orang tua di rumah. Maka, diharapkan orang tua jangan merasa khawatir apabila anak selama liburan tidak mendapatkan pelajaran.
Life skill yang diajarkan merupakan pendidikan informal yang diberikan secara langsung dan dipraktikkan langsung oleh anak.
Baca Juga: Anak Susah Bercerita? Ini Cara Agar Anak Mau Terbuka pada Orang Tua
"Pendidikan informal tersebut diberikan orang tua dan akan dipelajari langsung oleh anak dengan mencontoh dan meniru," ujarnya.
Dr Hesti menyebut pendidikan life skill juga dapat menambah bounding antara orang tua dan anak dalam meningkatkan komunikasi serta ikatan kehidupan.
"Jangan khawatir anak tidak dapat pelatihan. Sebagai orang tua juga dapat memberikan contoh dan ajarkan anak justru yang kurang didapatkan serta dapat melengkapi apa yang sudah didapat di sekolah," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







