Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie Angkat Isu Budaya Lewat Kampanye #KembaliKeDapur

AKURAT.CO Menjelang Hari Ibu, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie menggelar kampanye Public Relations bertajuk #KembaliKeDapur sebagai bagian dari Proyek Ujian Akhir Semester (UAS). Hal ini menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.
Kampanye #KembaliKeDapur dirancang untuk melatih kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Di sisi lain, kegiatan ini mengajak generasi muda memaknai dapur sebagai ruang kebersamaan dan pelestarian tradisi keluarga.
Momentum Hari Ibu dipilih tidak hanya sebagai refleksi nilai keluarga, tetapi juga untuk mengangkat tantangan generasi muda dalam memasuki dunia profesional. Isu ini relevan karena tingginya angka pengangguran terdidik membuat lulusan perguruan tinggi menghadapi persaingan ketat di pasar kerja.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran lulusan pendidikan tinggi mencapai lebih dari 1,01 juta orang pada Februari 2025. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir dan mendorong kampus memperkuat pembelajaran berbasis praktik.
"Kami membangun satu payung kampanye yang relevan untuk ketiga mata kuliah, agar mahasiswa tidak mempelajari teori secara terpisah," ujar Octaviniant Aspary selaku Dosen pengampu mata kuliah, saat bincang media yang digelar di Bakrie Tower, Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
Pendampingan proyek ini melibatkan praktisi industri, termasuk Diah Andrini Dewi dari VERO Agency. Ia menilai keterlibatan langsung praktisi penting untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan lapangan sekaligus memperkaya pemahaman mahasiswa tentang praktik Public Relations.
Tema #KembaliKeDapur diangkat dari fenomena meningkatnya ketergantungan generasi muda pada makanan instan dan layanan pesan antar. Kampanye ini mengajak anak muda melihat dapur sebagai ruang sosial yang menyimpan nilai kebersamaan, identitas budaya dan tradisi keluarga.
Sejumlah tokoh turut memberikan perspektif dalam kegiatan ini. Salah satunya adalah Fery Farhati, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta periode 2017-2022.
"Dapur lebih dari sekadar tempat memasak, ia adalah ruang untuk melestarikan nilai, tradisi dan cerita keluarga. Momentum Hari Ibu menjadi pengingat akan peran penting keluarga, khususnya ibu, dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai tersebut," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




