Akurat Logo

Mengapa Harga Ikan Arwana Mahal

Redaksi Akurat | 31 Juli 2026, 18:51 WIB
Mengapa Harga Ikan Arwana Mahal
Ikan Arwana

AKURAT.CO Ikan arwana dikenal sebagai salah satu ikan hias paling mahal di dunia. Banyak orang bertanya-tanya mengapa harga ikan arwana mahal, bahkan bisa mencapai jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Tingginya harga ikan arwana bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang memengaruhi nilai jual ikan ini di pasaran.

Baca Juga: Apa Penyebab Ikan Arwana Turun Sisik? Kenali Faktor Pemicu, Cara Mengatasi, dan Pencegahannya

Kelangkaan dan Perlindungan

Salah satu alasan utama mengapa harga ikan arwana mahal adalah karena kelangkaannya. Beberapa jenis arwana termasuk dalam kategori ikan yang dilindungi.

Karena jumlahnya terbatas, harga ikan arwana menjadi semakin tinggi.

Nilai Estetika yang Tinggi

Ikan arwana memiliki bentuk tubuh yang elegan serta warna sisik yang indah. Keindahan ini membuat arwana menjadi favorit para kolektor ikan hias.

Semakin unik warna dan coraknya, semakin tinggi pula harganya.

Proses Budidaya yang Tidak Mudah

Budidaya ikan arwana membutuhkan perawatan khusus dan tidak semua orang bisa melakukannya. Proses pembiakan juga tergolong sulit dan memerlukan waktu lama.

Hal ini membuat jumlah arwana di pasaran tidak terlalu banyak.

Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Ikan Arwana di Akuarium

Faktor Kepercayaan dan Prestise

Di beberapa budaya, ikan arwana dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran. Banyak orang memeliharanya karena dipercaya membawa hoki.

Selain itu, memiliki arwana juga dianggap sebagai simbol status sosial.

Mengetahui mengapa harga ikan arwana mahal membantu kita memahami nilai dari ikan hias ini.

Dengan kombinasi antara keindahan, kelangkaan, dan nilai budaya, arwana menjadi salah satu ikan paling bernilai tinggi di dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R