Bagaimana Cara Memilih Arwana Berkualitas? Ini Panduan Lengkapnya

AKURAT.CO Ikan arwana (Osteoglossidae) sering dijuluki sebagai "Raja Ikan Hias" karena penampilannya yang anggun, sisiknya yang berkilau menyerupai naga, serta nilainya yang fantastis.
Bagi para penghobi maupun kolektor, memilih seekor arwana bukan sekadar membeli ikan hias biasa, melainkan sebuah investasi estetika jangka panjang.
Namun, memilih bibit atau bahan arwana berkualitas tinggi membutuhkan kecermatan ekstra. Kesalahan dalam memilih anatomi atau karakter ikan sejak awal dapat berdampak pada penampilan fisiknya saat dewasa nanti. Memahami cara memilih arwana berkualitas secara tuntas memberikan panduan praktis agar Anda mendapatkan ikan arwana yang sehat, berkarakter tegap, dan bernilai tinggi.
Baca Juga: Cara Mengatasi Drop Eye pada Arwana agar Tetap Sehat dan Indah
Kriteria Anatomi Fisik Utama Arwana Berkualitas
Saat mengevaluasi kualitas fisik arwana, ada beberapa parameter anatomi kunci yang wajib diperiksa secara teliti:
Postur Tubuh dan Proporsi (Body Shape): Pilih arwana yang memiliki postur tubuh lebar, tebal, dan proporsional dari batas kepala hingga pangkal ekor. Pada varietas tertentu seperti Super Red, bentuk kepala dengan cekungan menyerupai sendok (spoon head) sangat diminati karena memberikan kesan gagah saat dewasa.
Bentuk Mulut dan Bibir: Pastikan bibir bagian atas dan bawah menutup secara rapat dan presisi. Hindari ikan dengan kelainan bibir "cakil" (bibir bawah lebih maju melewati bibir atas) karena cacat ini akan semakin terlihat jelas dan merusak estetika saat ikan tumbuh besar.
Mata Jernih dan Tidak Juling (Drop Eye): Mata arwana yang bagus harus bening, simetris, dan menatap lurus. Hindari ikan yang mengalami gejala drop eye (satu atau kedua bola mata cenderung melirik ke bawah secara permanen).
Dayung dan Sirip yang Mekar Lengkap: Dayung (sirip dada) yang panjang dan melengkung anggun menambah keindahan gaya berenang arwana. Pastikan seluruh sirip (sirip atas, bawah, dan ekor) dalam kondisi utuh, mekar, simetris, serta bebas dari tulang yang patah atau keriting.
Susunan Sisik dan Warna: Sisik arwana harus tersusun rapi, bersih, mengilap, dan tidak ada yang terkelupas. Pada bibit Super Red atau Golden Red, pilih ikan yang sudah mulai menunjukkan warna ring (tepian sisik) yang tegas dan cerah.
Baca Juga: Bagaimana Proses Budidaya Ikan Arwana? Ini Penjelasan Lengkapnya
Perilaku dan Mentalitas Ikan di Akuarium
Selain keunggulan anatomi fisik, mental dan kesehatan bawaan ikan sangat menentukan kualitasnya saat dipelihara:
Gaya Berenang yang Anggun dan Aktif: Arwana berkualitas tinggi akan berenang secara tenang, tegas, dan sejajar dengan permukaan air. Hindari ikan yang sering menyendiri di dasar akuarium atau berenang miring.
Mental Berani (Responsif): Arwana yang bermental bagus tidak akan mudah kaget atau panik saat didekati manusia. Ikan yang tenang menunjukkan tingkat stres yang rendah dan daya tahan tubuh yang prima.
Dokumen Sertifikat dan Microchip: Khusus untuk varietas berharga tinggi seperti Super Red atau Cross Back Golden, pastikan ikan dilengkapi dengan sertifikat resmi dan kelengkapan microchip yang tertanam di tubuhnya sebagai bukti keaslian trah genetik.
Baca Juga: Munculnya Kembali Tukul Arwana Bikin Para Artis Senang
Memilih arwana berkualitas memerlukan kecermatan dalam menilai kesempurnaan anatomi, kesehatan fisik, hingga karakter perilakunya.
Dengan memilih bakalan yang tepat sejak awal, Anda tidak hanya mendapatkan hewan peliharaan yang indah, tetapi juga aset hobi yang bernilai tinggi.
Nasywa Mutiara Pratista (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







