AKURAT.CO Ketum PKB Muhaimin Iskandar masih genit. Kendati sudah mengusung Prabowo Subianto sebagai capres, sosok yang akrab disapa Cak Imin masih membuka komunikasi dengan Ganjar Pranowo, jagoan yang diusung PDIP, PPP, Hanura dan Perindo pada Pilpres 2024.
Imin bertemu Ganjar di salah satu kafe, di kawasan Jaksel, Jumat (19/8/2023). Akun Instagram Imin, @cakiminow, me-repost momen pertemuan yang diunggah Ganjar Pranowo. Bahkan Imin juga memasangnya dalam story.
Unggahan Imin disukai 91.000 lebih netizen, hingga Sabtu (19/8/2023). Imin tidak membuat keterangan tambahan dalam unggahannya namun banyak netizen yang mengomentari dengan mendorong PKB putar haluan mendukung Ganjar.
“Dari dulu PKB emang cocoknya selalu bersama PDIP,” tulis pemilik akun @garuda_putri8.
Dalam foto yang diunggah Ganjar dan di-repost Imin, nampak keduanya berbincang santai dengan pakaian senada. Keduanya duduk di sofa yang sama sambil menyilangkan kaki dan berbicara berhadapan.
Selepas pertemuan, Ganjar memberi Imin burung lovebird berwarna merah dan hijau. “Lovebird itu setia, jadi kalau dia mati, pasangannya bisa ikut mati,” kata Ganjar, kepada Imin.
"Tapi kepalanya yang merah lho cak, badannya yang hijau," kelakar Ganjar.
Imin meresponsnya dengan senyum. Dia berterima kasih atas pemberian seekor lovebird dalam sangkar, dengan pesan mendalam yang disampaikan Ganjar.
“Yang penting ada hijaunya. Suwun ya Mas," ucap Imin.
Secara terpisah, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyebutkan, Ganjar-Imin sejatinya bersahabat dan memiliki banyak kecocokan. Terkait elektoral, kedua figur memiliki basis massa yang saling melengkapi.
Hasto mengapresiasi pertemuan tersebut dan menganggap dialog antar-pemimpin penting untuk dilakukan. “Pertemuan tersebut sangat positif, menunjukkan bahwa dialog antar pemimpin merupakan hal yang sangat penting dan sesuai kultur bangsa,” katanya.
Menurut Hasto, dengan bertemu Imin, Ganjar menunjukkan sebagai figur yang merangkul. Sebaliknya, Imin juga membuktikan diri sebagai figur yang cair dalam berkomunikasi, selain memiliki pengalaman politik yang panjang.
“Yang terpenting pertemuan tersebut menunjukkan bahwa antara Ganjar dan Cak Imin memiliki basis kultural yang saling melengkapi,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





