Kepala Desa Se-Indonesia Berikan Jersey MU Nomor 8, Ini Maknanya Bagi Ganjar

AKURAT.CO Ketua Umum DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Wargiyati, memberikan jersey Manchester United kepada Ketua Dewan Pembina DPP PAPDESI, Ganjar Pranowo. Jersey itu bernomor punggung delapan (8) dan bertuliskan nama Ganjar.
Ganjar tampak senang dan bahagia mendapatkan jersey Manchester United, yang merupakan klub yang didukung dan disukainya selama ini. Tepuk tangan para kepala antusias saat Wargiyati memberikan jersey itu kepada Ganjar.
Wargiyati memberikan jersey itu sesuai Ganjar membuka rapat kerja nasional (Rakernas) DPP PAPDESI ke-2 dengan tema 'Mendorong Pemerintah Segera Mengesahkan Revisi Terbatas UU No 6 tahun 2014 tentang Desa'.
Baca Juga: Ganjar Buka Rakernas PAPDESI, Minta Kades Makmurkan Warga Desa Hingga Tidak Korupsi
Merespon pemberian jersey tersebut, Ganjar menilai jersey itu sebagai simbol seseorang harus kuat mental dalam medan perjuangan.
"Dari jersey ini kita bisa belajar bahwa siapapun harus kuat mental dari segala medan," tulis Ganjar dalam akun instagramnya pribadinya, @ganjar_pranowo.
Ganjar juga menyampaikan terima kasih atas kerjadama dan pengabdian para kepala desa se-Indonesia kepada masyarakat.
"Makasih ya temen-temen kepala desa atas segala kehangatan dan persaudarannya selama ini," ujar Ganjar.
Sementara Wargiyati mengatakan angka delapan di jersey itu dianggapnya bagus.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru Agama
"Angka delapan itu kan menurut saya angka yang paling bagus. Angka delapan itu enggak ada putusnya, enggak ada putus-putusnya kan, berkelanjutan terus," kata Wargiyati usai kegiatan, Selasa (26/9/2023).
Terkait dengan penafsiran warna, angka dan pemberian jersey dari kepala desa kepada Ganjar tersebut, Wargiyati mempersilakannya. Sebab, semua orang punya perspektif masing-masing.
"Teman-teman bisa mengartikan sendiri," ucapnya.
Dalam pembukaan rakernas tersebut, Ganjar yang berprinsip 'Tuanku ya Rakyat' ini meminta kepada para kepala desa untuk mengutamakan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat desa.
"Saya titip ya, mari kita bicara betul-betul kepentingan desa, makmurkan desa dan warganya," tegas Ganjar.
Baca Juga: Fokus Menangkan Ganjar, Arsjad Rasjid Pilih Cuti
Menurut mantan gubernur Jawa Tengah dua periode ini, para kepala desa sudah mengetahui tata kelola bagaimana cara memajukan desa, aturan yang harus diikuti hingga sudah dimengerti hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika menjabat kepala desa.
Bahkan, Ganjar memuji perkembangan badan usaha milik desa (Bumdes) yang sudah maju dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat desa.
Ganjar juga mendorong agar para kepala desa berkerjasama dengan aparat penegak hukum supaya mendapatkan pendampingan secara hukum dalam mengambil kebijakan di desa.
"Enggak ada korupsi, titip-titip, jangan ada korupsi, betul-betul saya titip," tegas Ganjar.
Hadir dalam rakernas DPP PAPDESI ke-2 ini lebih dari 1.000 kepala desa dari seluruh Indonesia, seperti dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Maluku.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








