MUI NTT: Ganjar Komitmen Jaga Toleransi Beragama

AKURAT.CO - Calon presiden nomor urur 3 Ganjar Pranowo menggelar kampanye di hari ketiga di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ganjar antara lain berdialog dengan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT di Kupang.
“Saya kira dengan pernyataan-pernyataan tadi, saya kira tadi beliau (Ganjar Pranowo) menunjukkan komitmen untuk menjaga toleransi beragama,” ujar Wakil Ketua MUI NTT Abas Kasim di Kupang, NTT, Jumat (1/12/2023).
Abas sependapat dengan pernyataan Ganjar Pranowo bahwa toleransi hal yang penting karena Indonesia terdiri dari beragam suku, ras, dan agama.
Baca Juga: Beda Pose Anies, Prabowo dan Ganjar di Surat Suara, KPU: Yang Penting Sopan
“Sangat mendukung, bahwa toleransi itu kita utamakan, seperti kita di Indonesia yang beragam agama, maka toleransi itu menjadi komitmen kita bersama,” paparnya.
Ia berharap Ganjar bisa tetap berkomitmen menjaga toleransi setelah memenangkan kontestasi Pilpres 2024.
Ganjar ditemani politisi senior PDIP Arya Bima selama di Kupang. Sedangkan cawapresnya Mahfud MD melakukan kampanye di Banten dan Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








