TKN Prabowo-Gibran Gagas Program Magang Virtual, Permudah Kaum Muda Mendapat Kerja
Atikah Umiyani | 15 Januari 2024, 15:32 WIB

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meluncurkan program magang virtual pemilih muda berbasis proyek.
Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, mengatakan, program ini merupakan solusi yang ditawarkan paslon nomor urut 2 dalam penyediaan lapangan kerja bagi anak-anak muda di Tanah Air.
Program tersebut digagas melalui kolaborasi antara Pemilihmuda.id dan Rakamin Academy serta menggandeng anak-anak muda untuk turut berpartisipasi dalam penyediaan lapangan kerja.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran benar-benar menempatkan orang muda itu sebagai kekuatan dan tulang punggung. Seluruh program yang akan kita sampaikan adalah program yang akan bermanfaat untuk orang muda di seluruh Indonesia," jelasnya dalam konferensi pers di Media Center TKN, Jakarta, Senin (15/1/2024).
Menurut Arief, program tersebut digagas untuk menjawab salah satu kebutuhan utama anak muda di Indonesia dalam soal lapangan kerja.
"Hari ini kita bicara partisipasi pemuda untuk penyediaan lapangan kerja. Dari berbagai lembaga survei, kebutuhan utama orang muda di Indonesia itu terkait lapangan pekerjaan. Jadi, tiap tahun ada jutaan orang muda yang selesai kuliah, selesai SMK. Itu seperti apa penyerapannya," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator TKN Fanta Karir, Andika Deni Prasetya, mengatakan, Indonesia butuh cara-cara baru untuk menghadapi bonus demografi di tengah pesatnya era digital.
"Kita menghadapi bonus demografi tetapi kita di era digitalisasi yang mungkin lapangan pekerjaan itu dalam waktu dua tahun, tiga tahun, lima tahun perubahannya cukup signifikan. Maka kita butuh cara-cara baru, cara-cara yang lebih kreatif lagi. Cara-cara yang benar-benar bisa membantu anak-anak muda untuk segera bisa dapat kerja," paparnya.
Melalui kolaborasi dengan Rakamin Academy, Andika yakin hal ini bisa menghadirkan kemudahan bagi anak-anak muda agar cepat mendapat pekerjaan sekaligus mendapat kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
"Tujuan program ini bukan lagi hanya sebatas upskilling, tapi langsung penyerapan kerja. Karena platform yang sudah dibangun Rakamin Academy itu di dua sisi. Di sisi peserta, ketika mereka ikutin program, kompetensi-kompetensinya akan diukur secara otomatis oleh sistem. Kemudian kompetensi itu akan terekam langsung dan bisa diakses oleh perusahaan," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







