AKURAT.CO Ketua Umum Persaudaraan 98, Wahab Talaohu, mempertanyakan pernyataan Guntur Soekarnoputra yang sangat tendensius dan telah membuka watak asli pasangan Ganjar-Mahfud yang selama ini sengaja ditutup rapat.
Guntur memaksa Ganjar-Mahfud menggunakan hak prerogatif untuk balas dendam politik kepada Presiden Jokowi. Tentu ini menjadi sesuatu yang sangat berbahaya untuk masa depan demokrasi di Indonesia.
“Statement Guntur mengonfirmasi bahwa Ganjar-Mahfud adalah pasangan Capres-Cawapres yang bisa dikendalikan atau jadi bonakanya Guntur," kata Wakil Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran itu, Selasa (30/1/2024).
Menurut Wahab, Guntur Soekarnoputra adalah tokoh politik yang sempat paling mendukung Jokowi. Hal itu terlihat dari tulisannya di Harian Kompas edisi 30 september 2023 yang berjudul 'Indonesia, Jokowi dan Megawati Pasca 2024'.
Baca Juga: Kipasan-APPSI Dampingi Sejumlah Pedagang Pasar Deklarasi Dukungan untuk Prabowo-Gibran
Menurut Wahab, ada dua catatan penting yang bisa ditarik dari tulisan Guntur Soekarnoputra tersebut.
Pertama, Guntur mengusulkan agar Jokowi melanjutkan estafet kepemimpinan menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan menggantikan Megawati Soekarnoputri.
“Kedua, Guntur sangat mendukung kebijakan hilirisasi Jokowi dengan mengatakan, apa yang dilakukan Presiden Jokowi dapat menjadi lompatan besar peradaban negara dan kemajuan bangsa. Yang mana itu sama dengan sikap dan kebijakan politik Bung Karno di masa kejayaannya," ujar Wahab.
Wahab sangat menyayangkan sikap Guntur Soekarnoputra yang justru tidak konsisten dan berseberangan dengan prinsip-prinsip serta keteladanan yang telah diajarkan oleh Bung Karno.
“Sikap Guntur condong pada politik hasut dan balas dendam. Itu sangat melenceng dan menciderai nilai-nilai yang telah diajarkan oleh Bung Karno kepada kita semua. Entah apa yang sedang merasuki beliau?" kata dia.
Sebelumnya, Guntur menyebut jika kekuasaan dan prerogatif di tangan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD maka tindakan politik kepada Jokowi akan menjadi mudah.
"Kalau kekuasaan dan hak prerogatif berada di Mas Ganjar dan Pak Mahfud, hal-hal lain mau kita apa-apakan jadi gampang, termasuk Jokowi itu mau kita apain. Ini kan banyak macam-macam ada yang minta pemakzulan," kata Guntur dalam acara Rock and Roll Day’s di Rumah Aspirasi Ganjar-Mahfud di Jalan Diponegoro Nomor 72, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










