Apa Arti Nabok Nyilih Tangan? Peribahasa Jawa yang Disebut Saat Nobar Debat Capres Terakhir 2024 di Layar Tancap Mata Najwa

AKURAT.CO Usai acara nonton bareng (nobar) debat capres terakhir 2024 di layar tancap Mata Najwa semalam, Minggu (4/2/2024), salah satu tim sukses (timses) sebut Ganjar Pranowo gunakan jurus Nabok Nyilih Tangan.
Sebutan Nabok Nyilih Tangan itu berawal dari pertanyaan Ganjar kepada Anies tentang bantuan sosial (bansos). Dia mengatakan bahwa beberapa catatan tentang program tersebut menunjukkan bahwa itu adalah bantuan individual atau kelompok.
Sementara timses merasa bahwa pertanyaan Ganjar tersebut berarti Nabok Nyilih tangan, salah satu peribahasa Jawa yang penuh makna.
Pertanyaan Ganjar ke Anies tersebut menjelaskan bahwa manajemen bansos meninggalkan catatan merah tentang data yang tidak valid, metode pengiriman yang tidak tepat, dan proses yang tidak terverifikasi dengan baik.
Baca Juga: Anas Urbaningrum: Pertandingan Jujur Tidak Boleh Nabok Nyilih Tangan
"Menurut Pak Anies, bagaimana tata kelola Bansos agar; 1) tidak saling klaim, 2) bisa tepat sasaran, 3) tidak menimbulkan kecemburuan-kecemburuan?" tanya Ganjar.
Mendengar pertanyaan Ganjar perihal bansos, membuat para penonton setuju bahwa pertanyaan tersebut berkaitan dengan Nabok Nyilih Tangan.
Mengutip berbagai sumber, Senin (5/2/2024), berikut ini penjelasan arti Nabok Nyilih Tangan yang disebut-sebut dan bikin penasaran.
Apa Arti Nabok Nyilih Tangan?
Orang Jawa seringkali menggunakan kalimat atau kata-kata yang unik sehingga menjadi sebuah peribahasa dalam mengungkapkan perasaan mereka.
Salah satunya adalah peribahawa Nabok Nyilih Tangan yang sering digunakan dalam pembahasan politik dan menjadi pepatah Jawa yang terkenal.
Kata Nabok memiliki arti memukul kepala, sementara Nyilih dari kata silih yang artinya pinjam atau meminjam.
Jadi, arti dari Nabok Nyilih Tangan adalah memukul meminjam tangan, yang lebih luasnya yaitu memukul atau menyakiti orang dengan meminjam tangan orang lain.
Pepatah Jawa ini biasanya ditujukan kepada seseorang yang bertindak culas, pengecut, licik, dan tidak memiliki watak ksatria dalam mencapai tujuan mereka.
Mendekati pemilu 2024, ternyata istilah nabok nyilih tangan adalah salah satu taktik kotor yang digunakan oleh politisi.
Melihat viralnya peribahasa Jawa tersebut, beberapa warganet ikut menanggapi hal tersebut karena ramai diperbincangkan.
“Ganjar nabok nyilih tangan, tapi yang dirasani belum tentu kerasa, debat tadi boleh adem, malah di studio Najwa hawanya lebih panas,” tulis @5t3v3nxxxxxxx.
“Nabok nyilih tangan, mau kritik presiden tapi mau pakai tangan orang lawan,” tulis @Thalixxx.
Nabok nyilih tangan wkwk, strategi pakde dipakai buat mukul perpanjangan tangan pakde,” balas @hafizharxxxx.
Itulah beberapa tanggapan warganet terkait istilah viral arti Nabok Nyilih Tangan yang disebut sebagai strategi Ganjar Pranowo saat debat capres terakhir 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








