TPN Ganjar-Mahfud Klaim Temukan Ribuan Dugaan Pelanggaran Pemilu

AKURAT.CO Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengaku menemukan banyak dugaan pelanggaran Pemilu 2024. Tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai ribuan.
"Kalau pelanggaran cukup banyak, ribuan. Tapi persoalannya kan tidak semua pelanggaran itu bisa diproses oleh Bawaslu," kata Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (6/2/2024).
Menurut Todung, dari ribuan laporan yang diterima, TPN Ganjar-Mahfud juga akan menelusuri lebih lanjut apakah ada bukti-bukti kuat untuk diteruskan ke Bawaslu.
"Karena pelanggaran kan harus jelas tempus-nya, locus-nya, kemudian duduk perkaranya, kasusnya. Ini kan bisa betul konkret, spesifik, baru bisa diproses. Kalau tidak kan kita hanya seperti membaca ada pelanggaran, ada kecurangan tapi tidak memberikan dukungan bukti-buktinya. Nah itu agak sulit," jelasnya.
"Saya hanya tidak ingin kita melihat soal pelanggaran ini secara spesifik saja tapi lihat secara umumnya, tendensinya kecenderungannya," tambah Todung.
Dia mencontohkan salah satunya adalah ketika pemberian bantuan sosial (bansos) diduga dipolitisasi untuk memenangkan pasangan capres tertentu.
Meski tidak memiliki bukti kuat akan hal tersebut namun, Todung percaya peristiwa itu memang terjadi di lapangan.
"Kalau Anda minta bukti itu kan tidak selamanya kita bisa dapat bukti yang konkret. Politisasi bansos itu ada, kecenderungan penyaluran bansos yang menguntungkan paslon tertentu itu bisa kita lihat dan bisa kita baca," imbuhnya.
Baca Juga: Ahok Kampanyekan Ganjar-Mahfud, Hasto: Bakal Kejutkan Jokowi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








