Hasil Sementara Suara DKI Jakarta II Ketat, Tak Diduga Ada Nama Ketum GP Ansor DKI Muhammad Ainul Yakin

AKURAT.CO Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sedang memasuki masa penghitungan suara. Sementara ini, hasil pada calon legislatif (caleg) dalam dapil DKI Jakarta II bersaing ketat.
Berdasarkan pantauan dari Akurat.co di real count resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (16/2/2024), pukul 17.30 WIB, terdapat beberapa caleg yang sudah meraih lebih dari seratus ribu suara.
Yakni, caleg dari Partai Nasdem, Tengku Adnan dengan 180.172 suara, caleg dari PKS Hidayat Nur Wahid yang meraih 128.675 suara, dan caleg dari PAN Uya Kuya dengan 101.190 suara.
Sementara itu, caleg dari PDIP Masinton Pasaribu meraih 99.590 suara, caleg PSI Ade Armando meraih 99.523 suara, diikuti dengan Sintawati dari PPP yang memperoleh 97.085 suara.
Baca Juga: Kritik Penghitungan Suara Tertutup, Bawaslu Minta Rekapitulasi Ulang
Adapun selanjutnya terdapat caleg dari PAN Lula Kamal meraih 96.861, kemudian caleg dari Perindo Liliana Tanoesoedibjo 95.813.
Yang menarik terjadi pada Partai Golkar, meski tak diunggulkan, Muhammad Ainul Yakin meraih 95.125 jumlah suara. Jumlah ini hanya diungguli oleh unggulan dari Partai Golkar yakni Christian Aryani dengan 95.878 suara.
Kemudian, partai yang menjadi penguasa pada dapil ini adalah PKS, PDIP, dan Partai Golkar. PKS meraih 13,58 persen suara, PDIP 12,33 persen suara, dan Partai Golkar 10,09 persen suara.
Diketahui, hasil sementara ini baru meliputi 43,99 persen suara. Total TPS yang sudah diperiksa berjumlah 4330 dari 9844 TPS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








