Rapimnas Golkar Hasilkan Rekomendasi Kepala Daerah Dipilih DPRD, Tekankan Partisipasi Publik dan Demokrasi Berkualitas

AKURAT.CO Partai Golkar mengusulkan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan mendorong agar dilakukan melalui DPRD.
Rekomendasi tersebut menjadi salah satu keputusan penting dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjelaskan, usulan tersebut disampaikan sebagai bagian upaya memperkuat pelaksanaan kedaulatan rakyat. Dengan tetap menempatkan keterlibatan publik sebagai elemen utama dalam proses demokrasi di daerah.
Baca Juga: Marak OTT KPK, Bahlil Instruksikan Kader Golkar di Eksekutif dan Legislatif Taat Hukum
"Partai Golkar mengusulkan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah," katanya, melalui keterangan resmi, Minggu (21/12/2025).
Selain isu pilkada, Golkar juga memberikan perhatian pada penyelenggaraan pemilu nasional.
Bahlil menyampaikan, partainya merekomendasikan penyempurnaan sistem proporsional terbuka dengan menitikberatkan perbaikan pada aspek teknis penyelenggaraan, kualitas penyelenggara pemilu, serta tata kelola pemilu secara keseluruhan.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan proses pemilu berjalan jujur, adil dan berintegritas.
Baca Juga: Bahlil Perintahkan Musda Golkar Digelar di Daerah, Tolak Intervensi DPP
Di sisi lain, Golkar juga menekankan pentingnya penguatan peran masyarakat sipil dan masyarakat algoritma dalam demokrasi Indonesia.
Kedua elemen itu dinilai memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara negara dan warga, sekaligus memperluas ruang partisipasi politik yang lebih bermakna.
Bahlil menambahkan, penguatan peran masyarakat sipil dan ruang digital diarahkan untuk mendorong terciptanya ekosistem demokrasi yang sehat, berkualitas dan bertanggung jawab.
"Termasuk dalam menciptakan ruang digital yang sehat, berkualitas dan bertanggung jawab," kata Menteri ESDM tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








